Riset Hukum Berbasis Teknologi, FH Atma Jaya Yogyakarta Fasilitasi Hukumonline Corner
Terbaru

Riset Hukum Berbasis Teknologi, FH Atma Jaya Yogyakarta Fasilitasi Hukumonline Corner

Ketersediaan dokumen hukum merupakan kebutuhan utama bagi para mahasiswa dalam melakukan riset.

Mochamad Januar Rizki
Bacaan 3 Menit

”Khusus subjek hukum UAJY yang berada di gedung Fakultas Hukum,” ujarnya.

Sementara itu, Chief Content Officer Hukumonline, Robert Sidauruk menyampaikan terima kasih atas kepercayaan FH-UAJY terhadap layanan Hukumonline. Dia berharap seluruh sivitas akademika dapat memanfaatkan layanan tersebut khususnya menunjang kebutuhan riset dan publikasi.

Robert melanjutkan, Hukumonline Corner atau University Solution Hukumonline merupakan platform kolaboratif yang disediakan agar tercipta suatu ekosistem industri hukum yang berkesinambungan. Ekosistem itu dimulai sejak bangku fakultas hukum sampai dengan jaringan profesional hukum dan juga lembaga pemerintahan.

Kualitas perkembangan hukum suatu negara, menurut Robert berawal dari bangku kuliah sebagai awal pemikiran dimulai. Oleh karena itu, penguatan penyediaan informasi hukum kepada seluruh staf pengajar serta mahasiswa, merupakan salah satu cara yang paling berdampak untuk mewujudkan perkembangan industri hukum di Indonesia.

Selain penyediaan platform digital untuk riset hukum, menurut Robert kerjasama tersebut juga sinergi strategis dan berkelanjutan antara dunia pendidikan dan dunia industri. Harapannya, dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan ilmu hukum dan kemajuan bangsa.

Saat ini lebih dari 1.500 organisasi baik perusahaan, firma hukum, lembaga pemerintahan, serta Non Governmental Organization (NGO) yang secara aktif menggunakan platform Hukumonline sebagai sarana utama mendapatkan informasi hukum.

”Semangat inovasi ini jugalah yang menjadi nilai pembeda pada FH Atmajaya Yogyakarta, yang menaruh banyak perhatian pada aspek lawpreneurship, digital society, serta legal technology,” paparnya.

Dia menilai aspek-aspek tersebut menjadi penting, karena kondisi ilmu hukum tidak lagi semata berhubungan dengan asas teori serta praktik hukum semata. Namun aspek inovasi dan aspek non-hukum lain yang bertujuan memastikan asas dan teori tersebut dimengerti dan diimplementasikan dengan benar. Serta praktik hukum dijalankan dengan efisien dan efektif.

Tags:

Berita Terkait