Aktual

Sidang Perdana Pilpres Diwarnai Demonstrasi

Oleh:
ASH
Bacaan 2 Menit
Sidang Perdana Pilpres Diwarnai Demonstrasi
Hukumonline
Menjelang sidang Perselisihan Hasil Pemilu Presiden dan Wakil Presiden simpatisan dan pendukung Prabowo-Hatta memadati halaman depan Gedung MK. Pasalnya, MK menggelar sidang perdana PHPU Pilpres yang dimulai sekitar 9.30 WIB untuk mendengarkan materi permohonan kubu Prabowo-Hatta selaku pemohon.
Pengamatan hukumonline, ratusan pendukung Prabowo-Hatta berseragam merah-putih berlambang Garuda Merah mulai memadati Gedung MK sejak pukul 08.30 WIB. Sebagian dari mereka, yang mengatasnamakan Gardu Bergerak, membentangkan spanduk berukuran besar bertuliskan “Jangan Terprovokasi, Kita Cinta Damai : ‘Kecurangan adalah Awal Kehancuran’.”
Spanduk lainnya tertulis “Dukung Independensi MK.” Beberapa pendukung mengibarkan bendera PAN dan Partai Gerindra sebagai bagian dari Koalisi Merah Putih. Intinya, mereka mendesak MK mengabulkan permohonan Prabowo-Hatta dengan melakukan pemungutan suara ulang di sejumlah daerah karena Pilpres 2014 diwarnai kecurangan.  
“Kita disini berjuang dan meminta hakim MK melakukan tugas konstitusionalnya dan KPU harus bertanggung jawab atas keputusannya karena KPU tidak jujur,” ujar Ketua Tim Advokasi Pemenangan Prabowo-Hatta yang menyampaikan orasinya diatas kendaraan ber-sound system yang diparkir di depan Gedung MK, Rabu (6/8).           
Mereka berorasi secara bergantian yang meminta MK bersikap adil dan tidak berpihak dalam mengadili sengketa pilpres ini. Di sela-sela orasi, para pendukung Prabowo-Hatta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan membacakan shalawatan. Aksi unjuk rasa sempat membuat kondisi macet di sekitar jalan menuju Gedung MK. Sementara ratusan aparat kepolisian berjaga-jaga di semua sisi Gedung MK dan sekitarnya.  
Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Hendro Pandowo mengaku menurunkan ratusan aparat polisi untuk untuk menjaga Gedung MK. “Ada sekitar 1.500-an gabungan petugas kepolisian dalam rangka pengamanan Gedung MK, di ring 1, ring 2, dan ring 3,” kata Hendro.        

Berita Populer

Berita Terbaru

Lihat Semua