Terbaru

Subjek Hukum Perdata, Pidana, dan Hukum Internasional

Istilah subjek hukum kerap ditemukan dalam dunia hukum. Simak pengertian dan kategorinya berdasarkan hukum pidana, perdata, dan hukum internasional berikut ini.

Oleh:
Tim Hukumonline
Bacaan 3 Menit
Ilustrasi subjek hukum. Foto: unplash.com
Ilustrasi subjek hukum. Foto: unplash.com

Subjek hukum dikelompokkan ke dalam dua golongan besar, yakni manusia dan badan hukum. Hukum pidana, perdata, dan hukum internasional kemudian masih mengelompokkan subjek hukum lebih jauh. Simak selengkapnya.

Pengertian Subjek Hukum

Istilah subjek hukum kerap ditemui dalam bidang hukum. Istilah ini berasal dari Bahasa Belanda, rechtsubject, yang secara umum terdiri dari manusia dan badan hukum yang diartikan sebagai pendukung hak dan kewajiban.

A Ridwan Halim (dalam Cuk Prayitno, 2010:14) menerangkan bahwa subjek hukum adalah segala hal yang memiliki hak dan kewajiban dalam lalu-lintas hukum. Terkait hal ini, yang dimaksud sebagai subjek hukum adalah manusia atau natuurlijke persoon dan badan hukum atau rechtpersoon. Beberapa contoh dari badan hukum, antara lain perseroan terbatas (PT), perusahaan negara (PN), yayasan, badan pemerintahan, dan lainnya.

Penting untuk diketahui, dalam berbagai konteks hukum, yakni hukum perdata, hukum pidana, dan hukum internasional, tinjauan atas manusia dan badan hukum sebagai subjek hukum berbeda-beda.

Subjek Hukum Perdata

Dalam hukum perdata, yang masuk dalam kategori subjek hukum adalah manusia sejak kelahirannya dan badan hukum. Sebagai subjek hukum perdata, sebagaimana diterangkan Subekti dalam Pokok-Pokok Hukum Perdata, manusia atau orang menjadi pembawa hak sejak ia dilahirkan dan berakhir saat meninggal. Bahkan, jika diperlukan, manusia dapat dihitung sejak ia dalam kandungan hingga dilahirkan dalam keadaan hidup.

Kemudian, dalam konteks badan hukum, Subekti menerangkan bahwa badan hukum juga memiliki karakteristik hukum yang sama seperti manusia. Badan-badan hukum memiliki kekayaan sendiri, ikut serta dalam hukum dengan pengurusanya, dapat digugat, dan dapat menggugat.

Subjek Hukum Pidana

Dalam hukum pidana, yang menjadi subjek hukum adalah manusia sebagai oknum. Hal ini sebagaimana diterangkan Prof. Dr. Wirjono Prodjodikoro dalam  Asas-Asas Hukum Pidana di Indonesia, sesuai pandangan KUHP.  

Halaman Selanjutnya:
Tags:

Berita Terkait