Pojok MPR-RI

Syarief Hasan Dorong Pemberdayaan Koperasi

Langkah nyata mensinergikan ekonomi riil adalah menggandeng pedagang pasar untuk bersama menjaga harga tetap stabil.

Oleh:
Tim Publikasi Hukumonline
Bacaan 2 Menit
Wakil Ketua MPR Syarief Hasan. Foto: Istimewa.
Wakil Ketua MPR Syarief Hasan. Foto: Istimewa.
JAKARTA - Wakil Ketua MPR Syarief Hasan meminta Pemerintah serius menjaga stabilitas harga barang kebutuhan pokok. Stabilitas harga menjadi hal yang krusial karena dengan pergerakan ekonomi yang melambat sebagai efek pandemi, daya beli masyarakat menjadi lemah. Jika hal ini terus berulang, maka rakyat akan menjadi korban.
“Sangat disayangkan harga komoditas pangan tidak stabil. Minyak goreng, misalnya, kenaikan harganya sudah jauh melampaui batas daya beli rakyat. Jika kisaran normalnya Rp 13 ribu per liter, sekarang menembus Rp 20 ribu, bahkan Rp 22 ribu untuk minyak goreng kemasan. Padahal ini akan berimbas pada harga barang lainnya, merugikan pedagang makanan, memberatkan konsumen. Ini adalah efek berantai yang mengganggu kehidupan rakyat banyak,” kata Menteri Koperasi dan UKM di era Presiden SBY ini pada saat audiensi bersama DPP Induk Koperasi Pedagang Pasar (Inkoppas) di Ruang Pimpinan MPR, Kompleks Parlemen RI, Senayan, Jakarta, Kamis (28/10).
Lebih lanjut Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat ini menegaskan bahwa menjaga stabilitas harga perlu sinergi semua pihak. Termasuk dalam hal ini Inkoppas. Pemerintah perlu menjadikan Inkoppas sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas harga. Inkoppas yang menghimpun para pedagang pasar untuk berserikat adalah pelaku ekonomi yang memahami bagaimana dinamika transaksi perdagangan di pasar.
“Kita memahami pasar adalah tempat pembeli dan penjual bertemu. Langkah nyata mensinergikan ekonomi riil adalah menggandeng pedagang pasar untuk bersama menjaga harga tetap stabil. Inisiatif ini seharusnya datang dari Pemerintah. Saya kira para pedagang pasar akan sangat bersedia jika diberikan ruang sinergis yang nyata. Ini juga akan membantu pemerintah dalam menjaga kinerja perdagangan,” kata Syarief.
Syarief meminta kepada Pemerintah untuk serius memberdayakan para pedagang pasar. Instabilitas harga selalu saja menjadi persoalan yang berulang, terlebih menjelang perayaan hari besar keagamaan. Jika harga bergejolak maka semua akan merugi. Pedagang rugi, pembeli juga rugi. Ujung-ujungnya Pemerintah melakukan operasi pasar. Padahal jika mitigasinya serius, dengan menggandeng berbagai pihak terkait, stabilitas harga harusnya dapat dijaga.
“Di era teknologi ini, banyak inisiatif yang dapat dilakukan Pemerintah bersama-sama dengan koperasi pedagang pasar. Salah satunya mendorong eksosistem ekonomi digital. Hal yang sama disampaikan oleh Inkoppas bahwa digitalisasi pasar adalah salah satu strategi untuk menyamakan langkah di antara berbagai stake holder yang ada. Jika terjadi integrasi data secara digital, maka gejolak harga bahan pangan akan termitigasi dengan lebih baik,” kata Syarief.

Berita Populer

Berita Terbaru

Lihat Semua