Tingkatkan Kualitas Penelitian Hukum, APPTHI 'Berguru' ke Eropa Barat
Terbaru

Tingkatkan Kualitas Penelitian Hukum, APPTHI 'Berguru' ke Eropa Barat

Kunjungan APPTHI untuk penelitian melalui program join research dengan kampus Utrecht Belanda dan belajar tata kelola di bidang penelitian dengan kampus Leiden yang dikenal sebagai kampiun dari berbagai kegiatan penelitian berkelas dunia.

Agus Sahbani
Bacaan 3 Menit
Ketua Bidang Kerja Sama Luar Negeri dan Kelembagaan APPTHI Dr. Wasis Susetio (ketiga dari kanan) bersama  anggota APPTHI usai berkunjung di Utrecht University. Foto: Istimewa
Ketua Bidang Kerja Sama Luar Negeri dan Kelembagaan APPTHI Dr. Wasis Susetio (ketiga dari kanan) bersama anggota APPTHI usai berkunjung di Utrecht University. Foto: Istimewa

Sebagai bentuk dari tindak lanjut kerja sama yang selama ini terjalin dengan kampus-kampus Eropa Barat, Asosiasi Pimpinan Perguruan Tinggi Hukum se-Indonesia (APPTHI) kembali melakukan kunjungan kerja ke beberapa kampus di Belanda dan Perancis, seperti Utrecht dan Leiden. Selain itu, berkunjung ke beberapa institusi, seperti Kedutaan Besar RI di Paris, serta European Court of Human Right di Strasbourg Perancis mulai tanggal 8 hingga 16 Oktober 2023.

Dalam kesempatan ini, Dosen Fakultas Hukum Universitas Esa Unggul yang juga Ketua Bidang Kerja Sama Luar Negeri dan Kelembagaan APPTHI, Dr. Wasis Susetio menjadi ketua delegasi dari pimpinan kampus seperti rektor, wakil rektor , dekan, wakil dekan, dan kapala program studi 6 kampus di Indonesia yaitu Universitas Muslim Indonesia (UMI), Universitas Trisakti, Universitas Esa Unggul, Sekolah Tinggi Hukum Sumpah Pemuda (STIHPADA), Sekolah Tinggi Hukum Sultan Alam, Banjarmasin, dan Universitas Palopo Sulawesi yang semuanya berjumlah 38 peserta.

Baca Juga:

Wasis menjelaskan kunjungan kali ini membawa misi dan tujuan untuk menindaklanjuti kerja sama di bidang tridharma perguruan tinggi. Pertama, penelitian, melalui program join research dengan kampus Utrecht Belanda. Kedua, belajar tata kelola di bidang penelitian dengan Leiden yang memang dikenal sebagai kampiun dari berbagai kegiatan penelitian berkelas dunia.

Wasis yang juga mantan Dekan FH Esa Unggul menjelaskan kebutuhan fakultas-fakultas hukum di Indonesia saat ini bukan melulu melakukan penelitian sebagai suatu kewajiban beban kerja dosen (BKD) bagi para dosen, tetapi lebih jauh harus memiliki upaya untuk  meningkatkan standard kualitas penelitian.

“Perlu ada semacam benchmarking terhadap tata kelola kegiatan penelitian dari kampus-kampus yang unggul di bidang riset hukum di dunia untuk mengetahui parameter penelitian yang berkualitas unggul,” ujar Wasis dalam keterangan tertulisnya yang diterima Hukumonline, Minggu (15/10/2023).

Dalam kesempatan kunjungan ke kampus Utrecht dan Leiden pada tanggal 10 oktober 2023 itu, Dekan FH Universitas Trisakti Dr. Siti Nurbaiti mengatakan disamping persoalan anggaran, perlu capacity buiding dan budaya riset di kalangan sivitas akedemika. Dengan demikian, tercipta ekosistem penelitian yang menjadi modal bertumbuhnya kualitas dan kuantitas penelitian.

Tags:

Berita Terkait