#HangingOutWithHukumonline

'Understanding the Value of Dream’ Menurut Reski Damayanti, Direktur & Corporate Secretary Unilever Indonesia

"Start with Why" pedoman Reski untuk memulai suatu hal yang ia hendak capai.

Oleh:
Tim Hukumonline
Bacaan 3 Menit
Foto: Reski Damayanti, Direktur & Corporate Secretary Unilever Indonesia
Foto: Reski Damayanti, Direktur & Corporate Secretary Unilever Indonesia

Perempuan menikah kerap kali dihadapkan dengan dua pilihan: bekerja sambil mengurus buah hati atau menjadi ibu rumah tangga. Namun, Direktur & Corporate Secretary Unilever Indonesia, Reski Damayanti punya pandangan tersendiri. Menurutnya,  tidak ada yang salah dengan kedua pilihan tersebut. Selama pilihan yang dibuat sejalan dengan tujuan hidup, itulah yang patut dipilih. Reski juga meyakini, menjadi ibu bekerja tidak akan mengurangi kodratnya sebagai seorang individu.

Reski sendiri memutuskan menjadi ibu bekerja karena ia sadar dengan value dalam dirinya. Mengutip dari salah satu buku rekomendasinya kepada tim Hukumonline, Start With Why karya Simon Sinek, ia selalu memulai untuk memutuskan pilihan berdasarkan ‘why’. “Setelah kita tahu ‘why’-nya, reason-nya, kita sudah tahu langkah apa yang dapat kita lakukan untuk mencapainya,” kata Reski.

Pun, status sebagai ibu tidak menghalangi seseorang untuk mencapai mimpinya. Sama sepertinya, yang memilih jalur hukum. Soal ini, Reski tentu optimis. Menurutnya, Indonesia memiliki one of the best in house legal talent. Jadi, melanjutkan karier bukan masalah besar selama memiliki fundamental yang kuat untuk mendukung tujuannya. Hal yang terpenting, jangan sampai perempuan tidak dapat mengekspresikan diri dan menjadi pribadi seutuhnya setelah memutuskan menjadi ibu bekerja.

“Saya juga mengajak rekan-rekan satu tim untuk berani bermimpi tinggi dan memanfaatkan peluang yang ada untuk membuktikan Indonesian has its own potential to become a legal expertise in multinational company,” Reski menambahkan.

Dikelilingi Support System

Hukumonline.com

Foto: Reski dan Kedua Buah Hati

Reski menyakini, apa yang telah dicapai dan dimilikinya saat ini tak lepas dari peran orang lain. Perihal keputusannya, ia banyak berkaca pada orang tuanya terutama ibunya. Meski ia melihat ibunya sangat senang menjalani pekerjaan sebagai seorang guru, ia tidak kehilangan kehangatan dari sang ibu. Kondisi tersebut menginspirasinya untuk melakukan hal yang sama dan selalu membawa perkataan sang ibu untuk bekerja dan berbuat baik, niscaya rezeki akan datang dari mana saja.

Di sisi lain, action plan yang matang juga akan membantu seseorang meraih mimpinya. “Understanding the value of your dream, start everything with ‘why’, then ‘how’ we can reach it. But still, everything must be done passionately, and don’t forget to balance your role as a mom,” ujar Reski.

Penting pula bagi perempuan untuk tidak melupakan jati dirinya: selalu berani mengejar mimpi, sekalipun ia juga menjalani peran lain. Pun itu sebabnya, selain membiarkan diri dikelilingi support system yang baik, ia juga merasa harus membangun support system yang baik dari dalam diri. Ia tak melupakan hal-hal yang membuatnya bahagia dan dapat mengisi ulang energi, seperti memanfaatkan ‘me time’ dengan membaca buku, bertemu teman, atau mendengar podcast. Jadi, tidak melulu bergantung pada support system yang sifatnya eksternal, melainkan juga membangunnya dari dalam.

Halaman Selanjutnya:
Tags: