Waspada Kejahatan Pasar Modal yang Potensi Rugikan Masyarakat Lewat Goreng Saham
Terbaru

Waspada Kejahatan Pasar Modal yang Potensi Rugikan Masyarakat Lewat Goreng Saham

BPKN meminta BEI dan OJK meningkatkan penegakan aturan hukum sehingga pihak-pihak yang bermain dalam hal transaksi semu yang menyebabkan saham 'digoreng' bisa diberi sanksi tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Oleh:
Fitri Novia Heriani
Bacaan 3 Menit

Di sisi lain BPKN sebagai badan yang mewakili pemerintah dalam hal perlindungan konsumen akan terus melakukan pengawasan dan bersinergi dengan pihak-pihak yang berkepentingan untuk melakukan edukasi ke masyarakat sebagai upaya untuk meningkatkan literasi publik di bidang keuangan dan investasi.

Sebelumnya Ketua Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal (HKHPM), Abdul Haris Muhammad Rum, mengatakan praktik “goreng-menggoreng” saham tersebut dikategorikan sebagai pelanggaran karena terdapat unsur manipulatif dalam transaksinya. Perilaku curang tersebut berisiko merugikan para investor sehingga harus membeli lembar saham lebih tinggi dari seharusnya. Sehingga, menurutnya harus ada pengawasan ketat dan penindakan tegas dari otoritas terhadap para pelaku yang terlibat dalam kecurangan tersebut.

Bahkan, Haris juga menuturkan praktik manipulatif pasar modal bahkan dapat melibatkan profesi konsultan hukum pasar modal sebagai profesi penunjang. “Kalau manipulasi semuanya bisa saja terlibat termasuk konsultan hukum pasar modal. Karena kami harus bertugas mengeluarkan pendapat hukum di situ. Tidak hanya konsultan hukum, profesi penunjang lain seperti akuntan juga bisa terlibat. Sehingga, kami diikat dengan kewajiban-kewajiban dalam pasar modal seperti menjaga kerahasiaan,” tambah Haris.

Dengan demikian, menurut Haris pemberian sanksi yang tegas dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap industri pasar modal. Menurutnya, kepercayaan tersebut sangat penting mengingat perkembangan industri pasar modal nasional dalam kondisi positif saat ini.

Tags:

Berita Terkait