Senin, 29 Juni 2009

Kejaksaan Sudah Terima Dana Cessie Kasus Bank Bali

NAN






Setelah sempat tertunda, Kejaksaan Agung akhirnya berhasil mengeksekusi dana cessie dalam kasus Bank Bali yang belum lama ini telah diputus Mahmakah Agung pada tingkat peninjauan kembali (PK). Dana sebesar Rp546 milyar yang tersimpan di Bank Permata itu diterima Kejagung hari ini (29/6). Informasi ini dibeberkan oleh Jampidsus Marwan Effendy di sela-sela rapat pembahasan RUU Pengadilan Tipikor di DPR.

 

Uang sudah kita terima, ujar Marwan. Sedianya, uang itu akan langsung disetorkan Kejagung ke kas negara. Namun, kata Marwan, kantor kas negara sudah tutup jadi penyetoran ditunda hingga besok, Selasa (30/6).

 

Sebagaimana diketahui, dalam putusan PK, MA menjatuhkan hukuman kepada dua terdakwa kasus itu. Yakni Djoko Tjandra dan mantan Gubernur Bank Indonesia Syahril Syabirin. Putusan itu juga menyatakan bahwa kepemilikan uang PT EGP di Bank Permata senilai Rp546 miliar dirampas untuk negara. Masalah timbul, karena ada putusan MA lain yang isinya bertentangan dengan putusan pidana.

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua