Rabu, 11 June 2003

Tommy Winata Gugat Tempo di Tiga Pengadilan Sekaligus

Namun berdasarkan informasi yang diperoleh hukumonline, Tommy menggugat Bambang Harymurti baik selaku pribadi maupun sebagai pemimpin redaksi Tempo. Selain Bambang Harymurti, turut digugat wartawan Tempo Dedi Kurniawan dan PT Tempo Intimedia Harian, selaku penerbit Koran Tempo.

Menurut Januardi H. Wibowo, salah seorang kuasa hukum Tommy Winata yang mendaftarkan satu gugatan di PN Jakarta Selatan (05/06), dasar gugatan yang diajukan kliennya tidak lari dari soal pemberitaan.

Gugatan di PN Jakarta Selatan merujuk pada pemberitaan mengenai bantahan Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi atas keterlibatan Tommy Winata dalam membuka usaha judi di sana. Berita lain yang dipersoalkan adalah berita berjudul "Dari Edy Tansil sampai Zarima", pada edisi 6 Februari 2003.

Januardi mengatakan, berita-berita tersebut dinilai telah mencemarkan nama baik kliennya. Pemberitaan Koran Tempo tersebut dinilai telah mengambil kesimpulan yang salah dan mengidentikkan Tommy Winata dengan bisnis judi.

Sementara, gugatan di PN Jakarta Pusat ditujukan kepada PT Tempo Intimedia Tbk, Fikri Jufri, Bambang Harymurti dan sejumlah wartawan yang memberi andil dalam tulisan 'Ada Tommy di Tenabang?' yang terbit di Majalah Tempo edisi 3 Maret 2003.

Berita lain yang menjadi dasar gugatan di PN Jakarta Pusat adalah yang termuat di detik.com pada 12 Maret 2003, berjudul "Kekerasan Terhadap Tempo Menurut Kesaksian Ahmad Taufik". 

 

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua