Rabu, 11 Agustus 2010

Hak Jawab dan Klarifikasi Tim Penasihat Hukum Roberto Santonius

Sehubungan dengan pemberitaan hukumonline pada Senin, 9 Agustus 2010, berjudul "MAKI Praperadilankan Polri Terkait Penyuap Gayus dan Rekening Gendut", tim pengacara Roberto Santonius menyampaikan hak jawab dan klarifikasi.
NAN

Tim penasihat hukum Roberto Santonius dari Hotma Sitompoel & Associates, Advocates & Legal Consultants menyampaikan klarifikasi, bantahan, dan sekaligus penjelasan (hak jawab) atas pemberitaan hukumonline bertajuk "MAKI Praperadilankan Polri Terkait Penyuap Gayus dan Rekening Gendut" yang dinaikkan pada 9 Agustus 2010. Isi klarifikasi, bantahan dan hak jawab itu kami lampirkan sepenuhnya di sini.

 

kompirmasi hukum
 - Darman
03.10.11 22:22
salm,saya gak tau hukum gimana cara nya mau mengajukan perkara ,ke pengadilan yg tertera di buku perjanjian di kota A ,sementara kita menandatangani nya di kota B ,dan setau saya semesti nya dimana kita menandatangani sesuatu itu musti jelas di tulis dulu dimana baru tgl nya ,ini tidak ada cuma tgl nya aja,bagaimana keabsahan perjanjian itu,sementara saya di pihak yg di rugikan ,ini kasus perdagangan bursa berjangka awal nya di janjikan untung nyatya dana saya U$ 10000,.dalamjangka 1bln ludes sampai sekarang bilang maaf pun tidak dari prusahan itu,mohon bantuan ,saran apa yg bisa saya tempuh biar tidak ada korban korban setelah saya ini,trimakasih.
Satus Kasus
 - Abdul Mujali
31.01.11 15:32
Mas, saya pernah dilaporkan oleh seseorang ke Polisi, dengan tuduhan perusakan dan pengancaman, yang mau saya tanyakan adalah : 1) Pada waktu saya dapat surat panggilan dari penyidik dengan bunyi sebagai TERSANGKA padahal saya belum pernah dipanggil untuk di BAP. 2) Saksi saya waktu dipanggil oleh penyidik karena disangka dia yang disuruh saya untuk merusak selesai di BAP, oleh pimpinan penyidik tsb dipaksa untuk mengaku, padahan dia tidak melakukan bahkan sampai didatangi kerumahnya, diancam kalau tidak mengaku mau jemput paksa. 3) Oleh pimpinan penyidik saya dijelek-jelekkan di depan orang tuanya saksi kalau kasus ini saya yang salah, padahal penyidikan baru dimulai, Apakah bisa saya menuntut secara hukum atas perlakuan ini ? terima kasih.
Bisa mas...
 - spmarbun
26.09.11 16:12
Segala bentuk kesewenang-wenangan dari penyidik ataupun perbuatan melanggar hukum dapat dilakukan penuntutan. Kasus yang mas hadapi menurut saya perlu penanganan seorang Pengacara. Coba segera mas koordinasikan dengan pengacara.
tanya ttg tgr
 - IKAH MUDRIKAH
18.11.10 09:32
mas, mau tanya, bagaimana tuntutan ganti rugi terhadap bmn yg hilang lebih dari 10 tahun?
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua