Senin, 31 October 2011

Ultah Kemenkumham Dimeriahkan Peragaan Busana

Acara juga dihiasi dengan pemberian sejumlah penghargaan.
Fat
Ultah kemenkumham dimeriahkan peragaan busana. Foto: SGP

Baru juga menjabat, Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin langsung membuat sesuatu yang ‘tidak biasa’. Setelah beberapa pekan lalu, Amir melakukan inspeksi mendadak ke lembaga pemasyarakatan, Hari ini (31/10), Menteri yang juga politisi Partai Demokrat itu menggelar pagelaran busana.

 

Acara itu digelar dalam rangka memperingati hari ulang tahun Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) atau dikenal juga dengan peringatan Hari Dharma Karyadhika ke-66. Bertempat di aula Kementerian, sambil diiringi narasi pembawa acara, sejumlah peragawan-peragawati berlenggak-lenggok memperagakan busana.

 

Uniknya, yang bertindak sebagai peragawan-peragawati adalah pegawai Kemenkumham. Yang diperagakan juga bukan busana pesta atau busana eksklusif lainnya, tetapi baju seragam pegawai. "Ini merupakan salah satu acara dari serentetan agenda untuk menyambut hari ulang tahun Kemenkumham yang diperingati sejak Era Ismail Saleh," ujar Kepala Bagian Informasi dan Komunikasi Kemenkumham Guncang Raharjo, Senin (31/10).

 

Selain peragaan busana, peringatan Hari Dharma Karyadhika ke-66 juga dimeriahkan dengan pemberian penghargaan ke sejumlah pihak. Dari kalangan media, misalnya, Harian Kompas, Harian Suara Karya dan Harian Jurnal Nasional memperoleh penghargaan.

 

Lalu, penghargaan berupa sertifikat Hak atas Kekayaan Intelektual Indonesia diberikan kepada (alm) Rinto Harahap sebagai pencipta lagu Ayah, musisi Yovie Widiyanto sebagai pencipta mars SEA Games, Melly Goeslaw sebagai pencipta lagu Bunda, Titiek Puspa sebagai pencipta lagu Pantang Mundur, dan Slamet sebagai pencipta lagu Widuri.

 

Selain musisi, penghargaan juga diberikan kepada SMA Negeri 78 karena dianggap sebagai sekolah yang tertib hukum. Penghargaan berikutnya diberikan kepada Hj Rahayu selaku pemilik Rumah Makan Masakan Sunda dan penemu obat Kanker Ibu Maria. "Padahal obat ini pernah ditawarkan oleh tim ahli medis dari Australia yang ingin membeli hasil penemuannya, namun tak dijual olehnya," ujar pembawa acara menjelaskan.

 

Untuk kalangan internal, Menkumham Amir Syamsuddin menyerahkan penghargaan kepada sejumlah kantor wilayah yang dinilai menunjukkan kinerja terbaik. Dalam sambutannya, Amir berharap penghargaan ini dapat memicu kinerja kantor-kantor wilayah lainnya untuk berbenah diri agar dapat memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

 

"Harapan lain masyarakat memiliki persepsi yang sama, termasuk gerakan kesadaran hukum masyarakat yang berbasis kepada keadilan," Amir menambahkan.

 

Peringatan Hari Dharma Karyadhika digelar juga di beberapa daerah dengan ragam acara. Kantor Wilayah Sulawesi Tenggara misalnya, mengadakan lomba lukis dengan tema tertib lalu lintas, lomba baca puisi tingkat SMA, lomba pidato antar pegawai, dan lomba debat mahasiswa dengan tema “Mafia Hukum”.

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua