Jumat, 23 December 2011

Marcell Siahaan: Dari Musisi Menjejaki Profesi Advokat

Lulus ujian advokat 2011. Terinspirasi dengan profesi yang digeluti sang ayah.
IHW
Foto: pribadi


Kamis pagi (22/12), ketika bangun dari tidur ia mendapati telepon genggamnya kebanjiran pesan pendek yang berisi ucapan selamat dari keluarga dan teman-temannya. Ucapan bernada sama juga menjejali timeline akun twitter-nya. Masih tak percaya, ia segera berselancar ke dunia maya mencari sumber yang menyebabkan pagi itu ia dihujani ucapan selamat sekaligus doa dan harapan.


Akhirnya, ia menemukan namanya terpampang di sebuah laman. “Marcellius K H Siahaan”. Ia dinyatakan lulus ujian advokat 2011 yang diselenggarakan Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI). Berdasarkan abjad nama, Marcell bertengger di nomor urut 837 dari 1449 peserta ujian di Jakarta yang dinyatakan lulus.


Setelah dinyatakan lulus, pemilik nama lengkap Marcellius Kirana Hamonangan Siahaan ini kian percaya diri menatap profesi baru sebagai advokat nanti. Maklum, dunia yang digeluti sebelumnya adalah dunia hiburan. Ia adalah musisi, penyanyi sekaligus aktor.


Marcell makin percaya diri menatap profesi advokat karena ia bisa melewati ujian advokat PERADI yang tak mudah dilalui oleh setiap pesertanya. Tak jarang para calon advokat harus mengulang ujian sekian kali karena ketatnya persyaratan kelulusan yang ditetapkan oleh PERADI.


Hebatnya, Marcell langsung lulus di kesempatan ujian pertamanya ini. “Ini pertama kalinya saya mengikuti ujian. Saya bersyukur langsung dinyatakan lulus. Adik kandung saya juga bareng lulus ujian nih,” kata Marcell kepada hukumonline, lewat telepon, Selasa (22/12).


Bisa lulus ujian advokat yang diselenggarakan PERADI ini adalah suatu kebanggaan bagi Marcel. Bagaimana tidak. Alumnus Fakultas Hukum Universitas Parahyangan Bandung ini mengaku sudah lama sekali tak menyentuh buku teks hukum. Ia pun juga belum punya pengalaman bekerja di bidang hukum.


“Apalagi soal ujian kemarin menurut saya banyak pertanyaannya yang menjebak,” tutur penyanyi yang dikenal publik saat berduet dengan Shanty di lagu 'Hanya Memuji' pada 2002 silam ini.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua