Selasa, 27 November 2012

Perusahaan Jepang Digugat Pekerja

ADY

 

Perwakilan organisasi masyarakat sipil Indonesian Human Rights Committee For Social Justice (IHCS), mendaftarkan gugatan ke pengadilan hubungan industrial (PHI) Jakarta. Gugatan didaftarkan bersama 15 pekerja perusahaan Jepang itu karena produsen pompa mesin tersebut dinilai melakukan pelanggaran aturan ketenegakerjaan belasan pekerjanya.

Menurut salah satu kuasa hukum pekerja dari IHCS, Arif Suherman, 15 orang yang masa kerjanya 3 - 7 tahun itu menuntut agar perusahaan mengangkat status mereka menjadi pekerja tetap. Namun, manajemen perusahaan tak menanggapinya.

Mengacu Pasal 59 ayat (2) UU Ketenagakerjaan, Arif menilai kontrak kerja yang dilakukan perusahaan terhadap pekerja melanggar aturan karena masa kerja penggugat melebihi tiga tahun dan mengerjakan pekerjaan yang sifatnya tetap.

Perundingan yang digelar pun buntu sehingga penggugat melakukan mogok kerja. Usai mogok kerja, pihak pengusaha menerbitkan surat pemutusan hubungan kerja. Penyelesaian tripartite yang ditempuh juga tak berguna. Sampailah belasan pekerja itu ke PHI Jakarta guna mendaftarkan gugatan perselisihan PHK.

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua