Selasa, 11 December 2012

Pemerintah Bantah Tudingan Komersialisasi Pendidikan

UU Pendidikan Tinggi memberikan ruang gerak bebas bagi PT untuk meningkatkan kapasitasnya sesuai dengan keadaan setempat.
ASH
Sidang pengujian UU Pendidikan Tinggi di Gedung MK. Foto: Sgp


 


Pemerintah menilai tudingan komersialisasi pendidikan di perguruan tinggi dalam penerimaan mahasiswa melalui jalur khusus hanyalah bentuk kekhawatiran yang mengada-ada. Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Ainun Naim menjelaskan pemerintah telah menetapkan kebijakan terhadap besaran standar satuan biaya pendidikan.


“Pola penerimaan jalur mandiri bukanlah pasal karet yang bisa digunakan untuk tujuan komersialisasi,” kata Ainun dalam sidang pengujian UU Pendidikan Tinggi yang dimohonkan sejumlah mahasiswa Universitas Andalas di Gedung MK, Selasa (11/12).


Menurut Ainun, pembukaan jalur mandiri bukanlah bentuk diskriminasi seperti yang didalilkan pemohon. Akan tetapi, membuka ruang bagi mahasiswa baru, khususnya dari daerah terpencil untuk mendapatkan pendidikan tinggi di daerahnya. Hal ini bentuk pemerataan pendidikan tinggi yang diamanatkan konstitusi.


“Apabila penerimaan mahasiswa baru hanya melalui pola nasional, maka yang akan masuk perguruan tinggi besar dan maju hanyalah lulusan SMA/SMK ternama yang mayoritas berada di pulau Jawa,” kata Ainun.


Lalu, terkait otonomi perguruan tinggi dalam UU Pendidikan Tinggi, Ainun mengatakan hal itu justru memberikan ruang gerak bebas bagi PT untuk meningkatkan kapasitasnya sesuai dengan keadaan setempat. Adanya otonomi ini diharapkan dapat menciptakan debirokrasi dalam tata kelola perguruan tinggi.


“Perguruan tinggi tidak akan menemukan kebenaran apabila terbelenggu oleh birokrasi,” katanya.Menurut Ainun, laba yang dihasilkan dari pelaksanaan kegiatan pendidikan akan dikembalikan ke perguruan tinggi untuk meningkatkan kapasitas dan layanan pendidikan.


Dalam sidang pleno yang dipimpin Ketua Majelis MK Achmad Sodiki, pemerintah juga sempat mempertanyakan kedudukan hukum para pemohon. Pemerintah melihat, para pemohon tidak bisa menjelaskan kerugian konstitusional yang dilanggar dengan berlakunya beberapa pasal dalam UU Pendidikan Tinggi.

Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua