Kamis, 25 April 2013

Kasus BTS Indosat Berlanjut ke Pembuktian

Warga menyiapkan ‘amunisi’ melawan Indosat.
HRS


Menara pemancar (Base Transceiver Station/BTS) PT Indosat Tbk terancam dibongkar. Dalil PT Indosat Tbk (Indosat) dalam menjegal langkah warga Bekasi, Cartje B Talajahu belum cukup kuat untuk meyakinkan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Dalam putusan selanya, Selasa (23/4), majelis memutuskan untuk melanjutkan perkara Indosat vs Cartje.


Untuk diketahui, dalam eksepsinya, Indosat mengatakan gugatan Cartje tidak jelas. Indosat menuding Cartje telah mencampuradukkan substansi perkara Tata Usaha Negara ke dalam perkara perdata. Seharusnya, perkara ini merupakan kewenangan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Posita penggugat lebih banyak mempersoalkan pemberian Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang dinilai melanggar hukum.


Menurut Indosat, IMB adalah sebuah produk dari Keputusan Tata Usaha Negara(KTUN). Sehingga, sudah sepatutnya perkara ini diperiksa PTUN. Untuk memperkuat dalil eksepsinya, Indosat merujuk pada Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) No.2 Tahun 1991. Surat tersebut mengatur upaya hukum yang dapat ditempuh oleh para pihak yang merasa dirugikan atas penerbitan suatu keputusan TUN. Upayanya adalah pembatalan sertifikat tesebut melalui pengadilan TUN.


Tidak demikian halnya dengan majelis hakim. Menurut pandangan majelis, justru Indosat yang salah membaca gugatan Cartje. Majelis menjelaskan, gugatan penggugat mengatakan Indosat telah melakukan perbuatan melawan hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 1365 KUHPerdata.


Adapun perbuatan melawan hukum yang dimaksud dalam gugatan penggugat menurut majelis salah satunya adalah pendirian BTS yang tidak sesuai dengan tata ruang dan IMB. Atas hal tersebut, majelis memutuskan untuk menolak eksepsi Indosat.


“Menyatakan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat berwenang memeriksa dan mengadili perkara ini,” ucap ketua majelis hakim Iim Nurdin dalam persidangan.


Kuasa Hukum Cartje B Talajahu, Romy Leo Rinaldo,tampak senang mendengar putusan. Padahal sebelumnya, ia mengakugugup mendengar putusan majelis. Cartje bahkan akan melakukan sabotase atas menara pemancar apabila majelis memutuskan untuk mengakhiri perkara ini dalam putusan selanya.  “Kamitelah lolos dari lobang jarum pertama,” ucap Romy.

Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua