Kamis, 02 May 2013

Dua Hal Membuat Kurator Besar

HRS

Ketua Umum Himpunan Kurator dan Pengurus Indonesia Soedeson Tandra mengemukakan dua hal penting menjadi kurator yang besar. Dua hal penting itu bukan hanya berlaku bagi kurator, tetapi juga profesi hukum lainnya.

Pria yang disapa Tandra ini meminta agar para kurator memperhatikan dua hal ini. Soalnya, Tandra merasa prihatin dengan beberapa kondisi yang pernah dialaminya, yaitu salah satu kurator yang kala itu menjadi pengacara memaki teman sejawatnya di pengadilan.

Adapun dua hal penting itu adalah etos dan logos. Dengan etos, kurator harus memperhatikan cara bicara, menghargai teman sejawatnya baik di dalam maupun di luar pengadilan. Selain etos, kurator juga harus memperhatikan logos, yaitu logika. Tandra meminta agar kurator harus membangun logika hukum yang benar.

"Dengan etos dan logos, kita bisa menjadi kurator yang besar. Besar bukan berarti kaya. Tujuannya adalah untuk menunjukkan sebagai golongan yang terpelajar," ujar Tandra dalam sebuah seminar hukum kepailitan di Jakarta, Kamis (02/5).a

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua