Selasa, 04 Juni 2013

Rechtschool, Menu Baru di Hukumonline

Semoga menjadi “Jendela Informasi Dunia Kampus di Indonesia”.
RZK
Foto: @rechtschool


Ini sebenarnya hipotesis lama. Sedari awal, hukumonline sadar bahwa bersama praktisi hukum, kalangan mahasiswa hukum adalah pembaca setia kami. Tidak bermaksud sesumbar atau over confidence, tetapi hukumonline memang ‘sahabat setia’ mahasiswa hukum, setidaknya ketika mereka menjalankan kegiatan perkuliahan.


Sudah sering kami mendengarkan testimonial verbal dari kalangan mahasiswa hukum tentang betapa hukumonline selalu menjadi rujukan ketika mereka merampungkan tugas dari dosen, menyusun makalah, atau sekadar mengikuti perkembangan hukum di negeri ini. Sekali lagi, ini bukan sekadar klaim atau sesumbar.


Mau bukti? Coba simak hasil survei tim hukumonline yang digelar di dua kampus hukum ternama di negeri ini, Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) dan Fakultas Hukum Universitas Padjajaran (FH Unpad). Ketika tim hukumonline menyodorkan pertanyaan sederhana “Apakah anda mengetahui tentang hukumonline.com?”


Hasilnya, 89 persen responden di FHUI menjawab “Ya”. Sementara, di FH Unpad, jumlah responden yang memberi jawaban serupa mencapai 96 persen. Angka 89 atau 96 memang belum 100 persen, tetapi tidak butuh seorang ahli matematika hanya untuk menyatakan bahwa persentase di atas 50 persen adalah satu bentuk dominasi.


Atas dasar itulah, hukumonline tergerak untuk ‘merapat’ ke dunia kampus melalui pengadaan rubrik baru bernama “Rechtschool”. Kenapa Rechtschool? Istilah Belanda ini dipilih karena semua kalangan hukum tentunya mahfum apa itu arti Rechtschool secara gramatikal maupun historis.


Sejarah mencatat bahwa Negeri Tulip adalah pemrakarsa berdirinya pendidikan tinggi hukum di Indonesia. Dimulai dengan pendirian Rechtshogeschool pada 28 Oktober 1924 oleh Gubernur Jenderal D Fockt. Setelah itu, satu demi satu institusi pendidikan tinggi hukum berdiri di Tanah Air.


Upaya hukumonline sebenarnya telah dirintis sebelum adanya rubrik Rechtschool. Sebagai contoh, tahun 2012 lalu, hukumonline bekerjasama dengan portal komunitas terbesar di Indonesia, www.kaskus.co.id, mengadakan Melek Hukum Award yang salah satu sajian utamanya adalah ajang pemilihan dosen hukum terfavorit. Jauh sebelum itu, hukumonline secara konsisten juga seringkali menyajikan artikel-artikel seputar dunia kampus.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua