Kamis, 13 June 2013

Intervensi Luthfi Hasan Bernilai Rp1,3 M

Agar Mentan Suswono mengabulkan keinginan perusahaan tertentu.
NOV
Luthfi Hasan Ishaaq. Foto : SGP


Penuntut umum pada KPK menyatakan Luthfi Hasan Ishaaq mencoba intervensi kebijakan penambahan kuota impor daging sapi yang akan diusulkan Menteri Pertanian Suswono. Karena tindakan itu, dia menerima pemberian uang Rp1,3 miliar, untuk kepentingan pribadinya, dari Direktur Utama PT Indoguna Utama, Maria Elizabeth melalui perantara Ahmad Fathanah.


Pernyataan itu termuat dalam surat tuntutan penuntut umum untuk dua terdakwa, Juard Effendi dan Arya Abdi Effendi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (12/6). Diterangkan dalam surat tuntutan, dua terdakwa yang membawa uang tersebut untuk diserahkan pada Fathanah.


Tim penuntut umum yang dipimpin M Rum meminta majelis hakim menghukum Juard dan Arya dengan pidana penjara selama 4,5 tahun.Ditambah membayar denda Rp200 juta subsidair empat bulan kurungan. “Kedua terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagaimana Pasal 5 ayat (1) huruf a UU Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP,” katanya.


Kala menguraikan dasar tuntutannya, tim penuntu umum menyatakan PT Indoguna ingin menambah kuota impor daging semester II tahun 2012 sebanyak 500 ton. Lalu,  pada 8 November 2012, PT Indoguna mengirim surat kepada Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVTPP) Kementan.


Tapi, permohonan ditolak Kepala PPVTPP Suharyono karena melebihi tenggat waktu. Penolakan itu tak membuat niat PT Indoguna surut dengan mengajukan kembali permohonan penambahan kuota bersama tiga anak perusahannya, PT Sinar Terang Utama, CV Cahaya Karya Indah, dan CV Surya Cemerlang Abadi dengan total kuota 5.150 ton. Permohonan itu kembali ditolak dengan alasan yang sama.


Sekitar 27 Desember 2012 Elizabeth bertemu Elda Devianne Adiningrat dan Fathanah di Angus Steak, Senayan City. Elizabeth meminta agar dipertemukan dengan Luthfi, anggota Komisi I DPR sekaligus Presiden PKS. Rencana itu pun terjadi di tempat sama beberapa hari setelahnya. Lalu, terjadi pembicaraan mengenai krisis daging.


Elizabeth juga membawa data-data mengenai krisis daging, situasi daging impor, dan membicarakan isu pencampuran bakso dengan daging celeng dan tikus. Luthfi menilai informasi dari Elizabeth sangat menarik untuk disampaikan kepada Menteri Pertanian Suswono sebagai second opinion.

Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua