Kamis, 22 August 2013

Pajak Rokok Penting Untuk Naikkan Harga Rokok


Menurut dia saat ini cukai rokok di Indonesia paling rendah dibandingkan dengan negara-negara tetangga. Adapun cukai rokok Indonesia hanya 36 persen, sementara Singapura 64 persen, Thailand 63 persen, Filipina 49 persen, dan Vietnam 45 persen. Nah, untuk mencapai minimal sama dengan Vietnam, seharusnya tarif rokok ditetapkan berkisar antara 15-30 persen dari cukai rokok. 


“Dengan adanya pajak rokok, harga jual rokok akan meningkat. Sisi positifnya akan mengurangi perokok pemula, khususnya para remaja, dimana data tahun 2004 menunjukkan adanya peningkatan dari 0,4 persen menjadi 2,8 persen,” ujar Sudding.


DPR berpandangan ketentuan mengenai pembebanan pajak rokok pada konsumen rokok (perokok) seperti diatur Pasal 27 ayat (1) UU DPRD, berlaku kepada seluruh warga negara yang mengkonsumsi rokok (perokok). Dalam hal ini, menjadi perokok adalah pilihan tiap individu.


“Oleh karena itu, bagi warga negara yang mengkonsumsi rokok dibebankan pajak rokok, sedangkan mereka yang tidak merokok tidak dibebani pajak rokok. DPR berpandangan ketentuan mengenai pajak rokok tidaklah bertentangan dengan UUD 1945,” kata Sudding.


Sementara pemerintah dalam keterangannya, menyatakan kebijakan pajak daerah dan retribusi daerah yang diatur dalam UU PDRD telah memenuhi prinsip kebersamaan, tidak perlakuan diskriminasi, perlakuan berbeda antara seorang perokok dengan perokok lain dari sisi perpajakan. Atau tidak ada diskriminasi antara satu daerah dengan daerah lain dari sisi penerimaan pajak.   


”Prinsip efsiensi berkeadilan karena pajak dipungut bersamaan dengan pemungutan cukai dan dialokasikan kepada provinsi sesuai jumlah penduduk,” sebutnya.


Usai persidangan, kuasa hukum Robikin Emhas mengatakan tujuan dari pajak itu untuk kesejahteraan rakyat, tetapi prinsipnya tidak boleh melanggar konstitusi. Namun, dalam keterangan DPR dan pemerintahtidak secara substansial membantah pelanggaran konstitusional terhadap uji materil UU PDRD ini.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua