Kamis, 10 Oktober 2013

Waspada, Gunakan Youtube Rawan Gugatan Hukum

Mengunduh video dari Youtube untuk tujuan komersial bisa melanggar UU Hak Cipta. Tetapi penegakan hukumnya tidak mudah.
HAPPY R. STEPHANY
Foto: en.wikipedia.org


Siapa yang tak kenal dengan Youtube. Website gratis yang memiliki berbagai macam konten ini dikunjungi dan digunakan banyak orang di seluruh dunia. Bahkan, beberapa program di stasiun televisi swasta pun mengambil manfaat dari situs ini, seperti mengunduh video unik dan menarik.


Meskipun gratis, berhati-hatilah ketika ingin mengunduh konten dari Youtube. Apalagi tujuannya untuk mencari keuntungan. Pasalnya, ketika mengunduh dan menayangkannya di media lain dengan tujuan komersial, Anda tidak aman dari ancaman gugatan hukum.


Setidaknya, begitulah pandangan pegiat hak kekayaan intelektual (HKI). “Sangat bisa sekali jika stasiun televisi tersebut digugat,” tutur Kepala Bagian Keuangan Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual, Surahno, dalam acara Workshop HKI bagi Wartawan di Jakarta, Rabu (09/10).


Gugatan dapat diajukan jika stasiun televisi atau siapapun yang mengunduh Youtube tersebut tidak meminta izin terlebih dahulu kepada para pihak yang hak-haknya telah dilindungi UU No. 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta. Soalnya, Youtube bukanlah pihak yang turut dilindungi UU Hak Cipta dalam sebuah karya cipta.


Pandangan ini juga diperkuat Santun Maspari Siregar. Kepala Bagian Program Perencanaan Pelaporan Ditjen HKIini berpendapat prinsip dasar dalam UU Hak Cipta adalah izin. Sepanjang pengguna memperoleh izin dari pencipta, semua aman.


Namun, persoalan menjadi runyam ketika kepada siapa dan kemana izin itu dimintakan. Soalnya, UU Hak Cipta tidak hanya memberikan perlindungan kepada pencipta, tetapi juga kepada tiga pihak lain, yaitu Pelaku (performer/artist), Produser Rekaman Suara, dan Lembaga Penyiaran. Kepada tiga pihak ini diberikan Hak Terkait.


UU Hak Cipta memberikan hak ekslusif kepada Pelaku untuk melarang atau memberi izin kepada pihak lain untuk membuat, memperbanyak atau menyiarkan rekaman suara dan/atau gambar pertunjukannya. Perlindungan ini diberikan untuk jangka waktu 50 tahun sejak pertama kali dipertunjukan atau pertama kali dimasukkan ke media audio atau audiovisual.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua