Rabu, 16 Oktober 2013

HPRP Juara Umum PPAKH 2013

Tuan rumah tahun depan adalah SSEK.
ALI
Piala-piala PPAKH. Foto: @PPAKH2013

Pertandingan Persahabatan Antar Konsultan Hukum (PPAKH) 2013 resmi ditutup dengan Kantor Hukum Hanafiah Ponggawa and Partners (HPRP) keluar sebagai juara umum. Kantor Hukum Soewito Suhardiman Eddymurthy Kardono (SSEK) pun ditetapkan sebagai tuan rumah ajang serupa pada tahun depan.

Ketua Panitia PPAKH 2013, Akbar Bayu Adisono Putro menuturkan penyelenggaraan PPAKH tahun ini berjalan lancar walau ada sedikit perubahan jadwal karena lapangan yang digunakan bentrok dengan acara olahraga skala daerah. “Itu cuma masalah teknis. Bisa kami atasi,” ujarnya kepada hukumonline, Sabtu (12/10).

Ia juga mengakui dalam beberapa pertandingan ada tim yang tak hadir sehingga dinyatakan WO (walk out). “Mungkin karena tak ada orangnya, dan mungkin mereka lepas cabang itu. Beberapa kantor pas Sabtu dan Minggu mungkin ada outing. Atau tiba-tiba ada meeting dan ke luar kota,” tuturnya. 

Secara keseluruhan, Akbar menuturkan bahwa nuansa persahabatan dari pertandingan antar para konsultan hukum ini masih terasa walau di beberapa pertandingan ada insiden kecil berupa ‘gesekan’ antar peserta. “Semua olahraga yang ada kontak (fisik)nya pasti emosi bisa naik. Tapi, alhamdulillah, sampai akhir hanya ada gesekan-gesekan kecil. Nggak ada ribut-ribut,” ujarnya.

Reza, salah seorang peserta dari MAKES and Partners, menilai penyelenggaraan tahun ini sudah cukup baik. Menurut dia, penyelanggaraan sudah cukup terorganisir. “Cuma yang perlu dibenahi adalah pengaturan jadwal agar lebih on time. Ada beberapa pertandingan yang tak on time,” ujarnya.

“Bila dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya, tahun ini lebih rapi,” tambah Senior Associate di MAKES and Partners ini.

Klasemen Akhir PPAKH 2013

No

Kantor Hukum

Emas

Perak

Perunggu

Total

1.

HPRP

3

2

4

9

2.

ABNR

2

3

1

6

3.

AHP

2

2

-

4

4.

DNC

2

1

-

3

5.

HHP

1

3

2

6

6.

LGS

1

-

2

3

7.

MKK

1

-

1

2

8.

HS

1

-

-

1

9.

MAKES

-

1

-

1

10.

M&T

-

1

-

1

11.

AKHH

-

-

1

1

12.

HBT

-

-

1

1

13.

SSEK

-

-

1

1

14.

BAHAR

-

-

-

-

15.

LSM

-

-

-

-

16.

OSP

-

-

-

-

Harun Ngantung, peserta dari Assegaf Hamzah and Partners (AHP), juga menilai secara keseluruhan penyelengaraan PPAKH 2013 berjalan dengan baik. Selain pertandingan, ada juga beberapa door prize yang membuat PPAKH berjalan dengan semarak.  

“Kami ikut hampir semua cabang olahraga, hanya tarik tambang dan cheers yang kami tak ikut sama sekali,” ujarnya.

Sebagai informasi, ada 13 pertandingan yang diperlombakan dalam PPAKH ini. Yakni, cheers, bulutangkis, bola voli, tenis meja, sepakbola, estafet, tenis lapangan, bowling, futsal putra, futsal putri, basket, tarik tambang dan akustik.

Namun, sayangnya, Harun mengatakan tuan rumah tak memilih satu cabang olahraga baru sebagaimana tradisi PPAKH. “Biasanya kan tuan rumah memilih satu cabang baru. Tapi, ini mereka tetap pada cabang yang dipertandingkan sebelumnya (tahun lalu),” ujar pemain andalan Tim Futsal Pria AHP ini.

Harun menambahkan ia mengapresiasi wasit yang cukup fair memimpin pertandingan, tanpa menguntungkan tuan rumah. “Wasitnya biasa-biasa aja,” ujarnya.

Ia bahkan menceritakan kejadian lucu ketika pertandingan cabang sepakbola. Ketika itu, tim AHP menyerang lawan secara terus menerus, tapi tak menghasilkan gol. “Wasitnya kayak gemes gitu, jadi dia kasih nasihat-nasihat ke kita, posisinya di situ, atau di sini. Kita bilang ‘Iya iya aja’ karena takut ketahuan sama lawan kalau dia ngebela kita,” selorohnya. 

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua