Senin, 06 January 2014

Jumlah Iuran BPJS Kesehatan Ditargetkan Rp39 Triliun

ADY
Pada awal tahun beroperasinya BPJS Kesehatan, Direktur Komunikasi Hukum dan Antar Lembaga BPJS Kesehatan, Purnawarman Basundoro, mengatakan penerimaan iuran peserta ditargetkan mencapai Rp39 triliun. Jumlah itu terdiri dari anggaran yang dialokasikan pemerintah untuk peserta penerima bantuan iuran (PBI) sekitar Rp19 triliun, tanggungan pemerintah atas iuran PNS, TNI dan Polri sekitar Rp13 triliun, iuran peserta Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) Jamsostek, serta pekerja mandiri dan swasta yang mendaftar ke BPJS Kesehatan ditaksir mencapai Rp7 triliun.
 
“Estimasi penerimaan iuran, totalnya (tahun 2014,-red) Rp39 triliun,” kata Purnawarman di kantor BPJS Kesehatan Jakarta, Senin (06/1).
 
Lebih lanjut Purnawarman mengatakan mengacu UU SJSN, iuran yang dikumpulkan itu akan dimasukan dalam dana badan atau aset BPJS dan Jaminan Sosial (DJS). Dana yang masuk ke aset BPJS digunakan untuk membiayai operasional BPJS Kesehatan dan DJS diperuntukkan membayar klaim.
 
Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua