Rabu, 30 April 2014

Pelapor Tantang Kabid BPN Sumpah Pocong

ANT
Mahruddin menantang Kepala Bidang Pengendalian Pertanahan dan Pemberdayaan Masyarakat, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Nusa Tenggara Barat (NTB) H Jamaluddin untuk melakukan sumpah pocong, terkait kasus dugaan penipuan sertivikat tanah di Dusun Panggung, Desa Selengen, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara (KLU).

"Saya bersedia disumpah pocong di atas Qur'an, karena saya benar-benar tidak pernah berniat sedikit pun untuk menjual tanah kepadanya," kata Mahruddin di Mataram, Selasa (29/4).

Hal ini disampaikan Mahruddin usai menjalani pemeriksaan di Mapolda NTB. Dalam pemeriksaan kali ini, tim penyidik Polda NTB mengkonfrontir keterangan beberapa pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Menurut Mahruddin, dirinya bersedia melakukan sumpah di atas kitap suci Al-Quran dan menantang Jamaluddin untuk melakukan sumpah pocong.

Menurut dia, hal ini disebabkan keterangan bohong yang diberikan oleh terlapor di hadapan polisi. Jamaluddin membantah seluruh tuduhan terhadapnya, termasuk membantah pernah meminjam sertifikat tanah milik Mahruddin. Ia mengaku telah membeli tanah tersebut dengan harga Rp1,7 juta tahun 1992.

Hal ini berawal dari laporan Mahruddin yang melaporkan oknum pejabat di BPN NTB ke Polda karena diduga melakukan penipuan atas kepemilikan sertifikat dua bidang tanah di Dusun Panggung, Desa Selengen, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara.

Saat ini kasus tersebut telah ditangani tim penyidik Polda NTB dan masih dalam proses penyelidikan.
Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua