Selasa, 11 November 2014

Begini Cara Lawfirm Jakarta Rayakan Ultah

Dari kostum pelaut hingga goyang cesar.
CR-18
Ragam kostum pengacara AHP saat rayakan ultah. Foto: Istimewa
Ulang tahun (ultah) adalah momen yang spesial bagi siapapun atau apapun. Lantaran spesial, maka wajar jika momen ultah seringkali dirayakan dengan cara spesial pula. Laiknya kantor pada umumnya, firma hukum (lawfirm) di Jakarta juga memiliki momen ultah. Dan cara mereka merayakannya sangat beragam dan unik.
 
Sebagian lawfirm di Jakarta memilih untuk membuat perayaan sederhana. Soemadipradja & Taher (S & T), misalnya. Lawfirm yang didirikan tahun 1991 itu merayakan ultah kantor dengan sekadar acara makan-makan. “Nggak ada yang khusus, makan-makan aja,” ujar Fenny Marlinda, salah seorang associate S & T.
 
Perayaan sederhana juga biasa dilakukan oleh Hanafiah Ponggawa & Partners (HPRP). Omar Syarief Smith, salah seorang associate HPRP, mengatakan perayaan ultah kantor biasanya hanya diisi dengan acara syukuran sederhana berupa makan-makan dan pemotongan nasi tumpeng.
 
Awal tahun depan, kata Omar, perayaan ultah HPRP yang akan memasuki usia 25 tahun akan dikemas berbeda. Sejauh ini, konsep acaranya memang belum final. Selain dibentuk sebuah kepanitiaan internal, HPRP melibatkan event organizer (EO) khusus yang bertugas merancang konsep acara. Menurut Omar, EO nantinya akan mengajukan beberapa konsep ke para Partner HPRP untuk disetujui.
 
Salah seorang panitia internal, Leonardo Richo Sidabutar mengatakan perayaan ultah HPRP ke-25 akan diisi dengan acara seminar tentang investasi. Selain itu, akan diadakan juga lomba karya tulis yang dapat diikuti internal maupun eksternal HPRP. “Secara kuantitatif 35 persen,” ujarnya ketika ditanya sejauh mana persiapan yang telah dilakukan.
 
Dari yang sederhana hingga serius, beberapa lawfirm lain di Jakarta merayakan ultah dengan cara yang unik. Awal tahun 2014, Assegaf Hamzah & Partners (AHP) merayakan ultah ke-13 di sebuah hotel bintang lima di Jakarta. Yang unik, dalam acara ultah itu, para pengacara dan karyawan AHP diwajibkan menggunakan kostum.
 
“Ada yang jadi rocker, panda, biarawati, macem-macem deh,” tutur Lidzikri Caesar Dustira,  salah seorang Associate AHP, kepada hukumonline.
 
Tidak hanya kostum, yang unik dari acara ultah AHP yang ke-13 adalah diadakannya lomba joget ala Cesar, joget khas yang dipopulerkan Caisar Putra Aditya dalam acara "Yuk Keep Smile" di Trans TV.
 
Perayaan ultah dengan tema kostum sepertinya cukup populer di kalangan lawfirm di Jakarta. Berdasarkan informasi yang diperoleh hukumonline, Oktober 2014 lalu, lawfirm Makarim & Taira (M & T) menggelar acara ultah dengan konsep pelaut. Mulai dari dekorasi yang serba biru disertai gambar kapal dan jangkar hingga kostum yang dikenakan pengacara dan karyawan M & T disesuaikan dengan tema pelaut.
 
Pengacara dan karyawan M & T yang laki-laki hadir dengan dandanan ala pelaut atau bajak laut, sedangkan yang perempuan berdandan ala Olive, karakter perempuan yang diperebutkan oleh Popeye dan Brutus dalam kartun “Popeye The Sailor Man”. Selain pesta kostum, M & T juga menghadirkan bintang tamu spesial, Glenn Fredly.
 
Merayakan ultah dengan konsep pesta kostum juga dipilih lawfirm Hadiputranto, Hadinoto & Partners (HHP). Agustus 2014 lalu, HHP memperingati hari ultah yang ke-25 dengan pesta kostum bertema kerajaan. Pengacara dan karyawan HHP berdandan layaknya putra dan putri kerajaan.
 
Ketika sebagian besar lawfirm Jakarta merayakan ultah di pusat Ibukota Negara, lawfirm Arfidea Kadri Sahetapy-Engel Tisnadisastra (AKSET) justru merayakan di Kota Pelajar, Yogyakarta, Oktober 2014 lalu. Perayaan Ultah AKSET memang dibarengi dengan kegiatan liburan kantor. Di sela-sela liburan itu, AKSET menggelar gala dinner di sebuah hotel yang juga disemarakkan dengan penampilan para pengacara dan karyawan.
Hmmm
 - chacha
12.11.14 08:57
hmmm.. wow gituh loch
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua