Kamis, 13 November 2014

Bacakan Pledoi, Bupati Bogor Nonaktif Menangis Minta Maaf

Rahmat juga sempat menyampaikan pesan moral ke KPK.
ANT
Bupati Bogor Nonaktif Rahmat Yasin. Foto: RES


Bupati Bogor nonaktif Rahmat Yasin terdakwa kasus suap tukar menukar kawasan hutan PT Bukit Jonggol Asri sebesar Rp4,5 miliar menangis saat menyampaikan permohonan maaf telah bersalah karena perbuatannya itu kepada keluarga dan masyarakat Kabupaten Bogor.


"Secara terbuka saya minta maaf kepada masyarakat Kabupaten Bogor, dan keluarga saya," kata Rahmat Yasin saat membacakan nota pembelaan (pledoi) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Bandung, Kamis (13/11).


Rahmat Yasin sempat menangis ketika membacakan pembelaan yang menyampaikan permohonan maafnya khusus kepada keluarga yakni orang tua, saudara, anak dan istrinya. Suara Rahmat Yasin sempat terhenti kemudian bernada pelan ketika menyebutkan nama keluarganya itu, lalu kembali membacakan pleidoi yang ditulisnya sendiri di hadapan majelis hakim.


Ia mengibaratkan, perbuatannya itu seperti kemarau setahun sirna oleh hujan satu hari yang artinya banyak kebaikan yang telah diperbuat harus sirna karena satu perbuatan. "Seolah-seolah saya ini melakukan kejahatan, sehingga saya dituntut hukuman tinggi. Seperti kemarau setahun sirna oleh hujan satu hari," katanya.



Penyesalannya itu dibuktikan juga dengan mengajukan pengunduran diri dari jabatan Bupati Bogor ke Mendagri meskipun sidang belum selesai. Selain itu, Rahmat Yasin juga telah menyerahkan uang pemberian dari pihak PT Bukit Jonggol Asri, Cahyadi Kumala melalui anak buahnya Yohan ke KPK sebesar Rp3 miliar.



"Jika membuka kesempatan sekali lagi, saya tidak akan mengulanginya lagi," kata politisi PPP itu.


Selain mengakui perbuatannya, dia juga berharap kepada hakim agar meringankan hukumannya dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum yakni tujuh tahun enam bulan penjara.


Ia berharap, hakim dapat mempertimbangkannya dengan prestasi yang telah diraih Bupati Bogor serta pengabdiannya untuk masyarakat dan negara melalui berbagai kegiatan organisasi sejak usia 17 tahun, kemudian saat menjabat bupati.



"Saya pernah melakukan kebaikan buat negara, selama jadi bupati juga mendapatkan anugerah, prestasi yang dapat menjadi pertimbangan dalam memutus perkara ini," katanya.


Pesan Moral untuk KPK


Masih dalam pembacaan pledoinya, Rahmat juga berharap agar pejabat publik jangan mengurusi partai politik untuk mengurangi beban jabatan yang dikhawatirkan berbuat korupsi.

Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua