Jumat, 16 Januari 2015

Ini Daftar Nama 64 Terpidana Mati Narkotika

Warga negara Indonesia dan Nigeria mendominasi.
RED/RFQ
Jaksa Agung HM Prasetyo umumkan akan mengeksekusi mati 6 terpidana mati kasus narkotika pada saat menggelar konferensi pers di Gedung Kejaksaan Agung, Kamis (15/1). Foto: RES
Walaupun masih diiringi dengan pro kontra, hukuman mati nyatanya masih berlaku di Republik ini. Minggu (18/1) besok, Kejaksaan Agung bahkan telah mengagendakan pelaksanaan hukuman mati terhadap enam terpidana mati kasus narkotika. Jaksa Agung HM Prasetyo menyatakan enam terpidana mati tersebut telah menempuh upaya hukum yang telah tersedia.
 
Enam terpidana itu adalah Namaona Denis (Malawi), Marcho Archer Cardoso Moreira (Brazil), Daniel Enemuo (Nigeria), Ang Kiem Soei alias Kom Ho (Belanda), Tran Thi Bich Hanh (Vietnam), Rani Andriani alias Melisa Aprilia (WNI).
 
Apabila eksekusi hukuman mati benar terlaksana sebagaimana diagendakan besok, Minggu (18/1), maka masih terdapat puluhan nama lagi yang mendapat giliran dieksekusi. Berdasarkan dokumen yang diperoleh hukumonline, terdapat 64 nama terpidana mati kasus narkotika. Lima dari 64 nama itu adalah terpidana mati yang akan menjalani eksekusi (David Enemuo tidak tercantum dalam daftar, Red).
 
Berdasarkan asal negara, maka Indonesia (25) dan Nigeria (8) menjadi negara yang paling banyak terpidana matinya.
 
Berikut ini daftar nama 64 terpidana mati tersebut:
Nama Negara Nama Negara Nama Negara Nama Negara
OKONKWO NONSO KINGSLEY Nigeria ANG KIEM SOEI als. KIM HO als. ANCE THAHIR als. TOMMI WIJAYA. Belanda SERGEI ARESKI ATLAOUI Perancis Lee Chee Heen Malaysia
JUN HAO als VASS LIEM als. A HENG Indonesia RANI ANDRIANI als. MELISA APRILIA. Indonesia ZHU XUXIONG Cina Leong Kimping Als Away Malaysia
A YAM RANGSANG Indonesia OZIAS SIBANDA BIN EDMOND. Zimbabwe BENNY SUDRAJAT Als BENY OEY ALS TANDI Indonesia E WEE HOCK alias JERRY Malaysia
Mgs. ZAINAL ABIDIN  bin Mgs. MAHMUD BADARUDDIN Indonesia OKWUDILI AYOTANZE. Nigeria IMING SANTOSO Als BUDHI CIPTO Indonesia Gan Kuo Lien alias Peter Indonesia
SECK OSMANE Senegal OBINA NWAJAGU. Nigeria MARY JANE FIESTA VELOSO Filipina KWEH TEIK CHOON ALS KEN AD KWEH AH THAH Malaysia
MARTIN ANDERSON alias BELO. Inggris MICHAEL TITUS IGWEH. Nigeria TRAN THI BICH HANH BINTI DINH HOANG /Pr Vietnam ACHMADI Als MADI Alm. SUKYAN Indonesia
HUNPHREY EJIKE ALS  DOKTOR Nigeria SILVESTER OBIEKWE NWAOLISE Nigeria RAHEM AGBAJE SELAMI Afrika Selatan ABDUL SYUKUR Als UKUNG Bin MEIJI Indonesia
EUGENE APE als FELIXE Nigeria NAMAONA DENIS Malawi MYURAN    SUKUMARAN Australia TEJA HARSOYO Als TEJA ALs RUDI Indonesia
EK FERE DIKE OLE KAMALA Als SAMUEL Nigeria MARCHO ARCHER CARDOSO MOREIRA. Brazil ANDREW CHAN Australia LINDSAY JUNE SANDIFORD Australia
TJIK WANG AL AKWANG / RICKY CANDRA Indonesia RODRIGO GULARTE Brazil EMMANUEL O’  HEJIRIKA Afrika Selatan FREDY BUDIMAN Indonesia
SASTRA WIJAYA Indonesia GURDIP SINGH Als VISHAI India Suryanto alias Ationg Indonesia GARETH DANE CASHMORE Ad MELVYN CASHMORE (Alm) Inggris
THAM M TUCK YIN alias ATJAY Malaysia ZUKFIQAR ALI alias ALI, Pakistan Pujo Lestari Bin   Kateno Indonesia CHANDRA HALIM AL. AKIONG AL. HALIM AL. ALING Indonesia
JAT  LIE CHADRA ALIAS CECE Indonesia CHEN HONGXIN Cina Agus Hadi alias Oki Indonesia M.RIZAL WALDI bin M. NOER (alm) Indonesia
ONG A TJUN alias KWAN FUK SHING alias HERMAN CHU alias MR ONG alias MR WONG Indonesia GAN CHUNGYI Cina Lim Jit Wee alias Kim Malaysia HARTAWAN LIUNARDI Als AKUI Als JHON Indonesia
FEDERIKK LUTTER Zimbabwe JIANG YUXIN Cina Christian Indonesia AAKBAR CHAHAR KARZEL Alias MOHAMAD BALUCH, BANDAR, ABBAS, CHAHAR BAHAR Iran
MERRY UTAMI BINTI SISWANDI. Indonesia NICHOLAS GARDICK JOSEPHUS Als DICK Belanda Siegfried Mets Belanda SYAFRUDIN alias SYAF alias ISAP alias CAPTEN Indonesia

 
 
 
 
 
 

Negara
 - Bugsypal
26.02.15 21:03
Lindsay Sandiford adalah orang Inggeris - bukan orang Australia.
hukuman mati
 - taufik hidayat
17.01.15 21:28
saya rasa hukuman mati itu harus juga diberikan kepada para koruptor supay mereka tidk melakukannya lagi,lihat saj di china hukuman bagi para koruptor adala hukuman mati sedangkan di indonesia malah dipotong masa tahanannya karna koruptor itu juga bisa merusak citra bangsa kita
Siegfried Mets, bukan WNI
 - Manotar Tampubolon
17.01.15 06:16
Agar dilarat bahwa Siegfried Mets adalah klien kami, asal/kewarganegaraan Belanda (belum ganti status kewarganegaraan).
Terima Kasih
 - Redaksi
19.01.15 07:09
Terima kasih atas koreksinya. @Red
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua