After Office

Demam Cincin Batu Akik Menjalar ke Dunia Advokat

OC Kaligis memiliki sekira 100 batu dari berbagai jenis.
Oleh:
RIA
Bacaan 2 Menit

Selain Kaligis, ada juga advokat Utomo Karim. Pria yang sempat menjadi kuasa hukum terpidana mati Warga Negara Brazil Marco Archer Cardoso Mareira ini tak sungkan menyebut harga koleksi batu akik yang dimilikinya. Ia menuturkan paling mahal seharga Rp5 juta. Batu itu dibelinya di Rawa Bening, Jatinegara, Jakarta.

“Nggak mahal-mahal lah, paling lima jutaan. Ada sih yang lebih, tapi saya ngga mau lah yang mahal-mahal,” begitu sebutnya ketika dihubungi hukumonline.

Trend batu akik ini bagi Utomo, selain memang akhirnya membuat dirinya tertarik mengikuti perkembangan zaman, disampaikannya juga merupakan satu fenomena positif yang timbul di masyarakat. Pengrajin batu, dengan munculnya trend ini jadi mendapatkan manfaatnya juga.

“Bagus ya. Artinya kan pengrajin-pengrajinnya mendapat pekerjaan. Ini menghidupkan masyarakat juga sih. Ada kerjaan kan bagus,” imbuhnya.

Ia sendiri baru mulai tertarik mengumpulkan batu ketika menjadi penasihat hukum permaisuri dari Sultan Ternate (alm) beberapa bulan lalu. Ketika itu memang keluarga Sultan Ternate menghadiahkan beberapa batu. Hingga saat ini, Utomo baru memiliki sekitar 10 cincin berbatu akik.

Lebih lanjut, Utomo mengaku tidak sependapat dengan hal-hal yang berbau mitos di dalam cincin berbatu akik itu, misalnya memberi rasa percaya diri yang lebih tinggi atau mampu membawa rezeki dalam pekerjaan. “Ya untuk memperbagus aja lah. Tapi kalau untuk kita percaya bahwa batu nanti bisa bawa rejeki, itu ngga. Itu ke atas aja. Ke Allah aja kita serahkan,” tukas Utomo.

Berita Terkait