Sabtu, 02 May 2015

Mahasiswa FH Unlam Berunjuk Rasa UUD 45 Ditegakkan untuk Buruh

Menurunkan sekitar 30 orang.
ANT
Aksi unjuk rasa BEM FH Unlam. Foto: akun twitter @BEMFHUNLAM


Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarmasin, Kalimantan Selatan, berunjukrasa memperingati hari buruh agar Undang-Undang Dasar 1945 ditegakan untuk para buruh.


"Kami melakukan aksi ini sebagai bentuk prihatin terhadap nasib buruh yang ada di Indonesia, khususnya di kota ini yang kehidupan jauh dari kesejahteraan," ucap Koordinator unjukrasa Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum M Arabi di Banjarmasin, Jumat (1/3).


Ia mengatakan nasib buruh di Indonesia ini jauh dari harapkan seperti yang diamanatkan dalam alinea ke IV Pembukaan UUD NKRI Tahun 1945 dari frasa "memajukan kesejahteraan umum".


Selain itu juga dalam pasal 28 D UUD Tahun 1945 di mana tertulis setiap orang berhak untuk bekerja serta mendapatkan imbalan dan perlakukan yang adil dan layak dalam sebuah hubungan kerja.


Terus dikatakannya, selain di UUD juga bisa dilihat konsideran dari UU No 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan di mana perlindungan terhadap tenaga kerja yang dimaksud untuk menjamin hak-hak dasar pekerja atau buruh dan menjamin kesamaan kesempatan serta perlakuan tanpa diskriminasi.


Dari semua dasar aturan yang terlihat memihak kepada buruh itu apabila kenyataan tidak sesuai dengan yang diharapkan oleh para pekerja atau buruh dan keluarganya yang masih tidak sejahtera karean banyak faktor yang tidak memihak kepada mereka.


Atas dasar landasan yuridis dan menolak adanya sistem yang tak berimbang dan tidak memihak kepada nasib para buruh maka Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Unlam Banjarmasin menuntut dengan tegas presiden beserta jajarannya harus tegas dan pro terhadap hak serta kesejahteraan buruh.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua