Rabu, 06 Mei 2015

Rancangan KUHP Atur Daluwarsa Pidana Mati



masuk



Sesuai putusan MK
Dimintai pandangannya, Ketua MK Arief Hidayat mengatakan materi pidana mati yang tertuang dalam RKUHP versi pemerintah itu sudah sesuai dengan prinsip-prinsip yang termuat putusan MK No. 2/PUU-V/2007 dan No. 3/PUU-V/2007 terkait pengujian UU Narkotika. “Itu (RKUHP) sudah mengikuti putusan MK, kan Wicipto taat konstitusi,” ujar Arief di ruang kerjanya.  

Arief menjelaskan prinsip-prinsip yang terkandung dalam putusan itu yakni pidana mati hanya dapat dijatuhkan terhadap produsen dan bandar/pengedar narkoba; pidana mati bukan lagi pidana pokok, melainkan sebagai pidana yang bersifat khusus dan alternatif; apabila terpidana berkelakukan baik, pidana mati dapat diubah pidana penjara seumur hidup atau selama 20 tahun.

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua