Jumat, 19 Juni 2015

Berlibur ke Luar Negeri, Cara Lawyer untuk Lari dari Rutinitas

Ada yang memilih Amerika Serikat, ada juga yang menyukai melancong ke Eropa Timur.
RIA/ALI
Pendiri sekaligus Managing Partner HPRP, Constant M Ponggawa. Foto: RES


Pekerjaan sebagai advokat atau lawyer memang kerap menyita waktu. Beban pekerjaan yang berat membuat orang yang menjalani profesi ini, khususnya mereka yang bekerja di firma hukum papan atas, menjadi super sibuk. Di Amerika Serikat, pengacara bahkan tercatat berada di urutan kedua profesi yang kurang tidur.


Nah, di Indonesia, situasi ini juga kurang lebih sama, sehingga waktu liburan benar-benar dimanfaatkan oleh para lawyer atau partner firma hukum untuk keluar dari rutinitas dan juga “kejaran” klien.


Partner Hanafiah Ponggawa & Partners (HPRP) Constant Ponggawa mengaku selalu memilih liburan yang jauh, ke luar negeri, agar bisa rehat sejenak dari rutinitas sehari-hari. “Harus jauh, ingin lari dari rutinitas,” sebutnya kepada hukumonline beberapa waktu lalu.


Bukan bermaksud sombong, ujarnya, namun dengan waktu yang ada itu Constant memilih untuk pergi yang jauh agar dapat terlepas dari gangguan panggilan atau pesan yang masuk ke telepon genggamnya. Waktu liburan juga ia manfaatkan untuk ‘kabur’ dari klien.


“Kalau liburnya masih di sekitaran seperti Bandung, masih dikejar-kejar juga sama klien,” aku lulusan Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia (FH UKI) ini.


Karena waktu yang sangat terbatas itulah menurut Constant perlu dibuat liburan yang berkualitas.


Di antara tumpukan pekerjaan sebagai lawyer yang membuat stres dengan deadline, yang menyebabkan tugas di rumah sebagai kepala atau ibu rumah tangga pun kadang-kadang terabaikan, maka saat libur adalah saat yang tepat untuk bersosialisasi dengan keluarga, ungkap Constant.


Constant yang memiliki anak yang kini tengah menempuh pendidikan di Los Angeles, Amerika Serikat, tak segan menunjuk Negeri Paman Sam itu sebagai destinasi liburan favoritnya. “Karena anak saya sekolah di sana juga, jadi saya biasanya ke sana,” sebutnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua