Senin, 29 June 2015

Innalillahi, Mahasiswa FHUI Meninggal di Kamar Kos

Diduga karena sakit asam lambung.
RIA
Kampus FHUI, Depok, Jawa Barat. Foto: RES.


Kabar duka datang dari kampus Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI). Melalui akun Facebook pribadinya, Dekan FHUI Prof Topo Santoso menginformasikan bahwa salah seorang anak didiknya, bernama Dwi Purnama Putri telah meninggal dunia di kamar kosnya di bilangan Depok, Jawa Barat.


“FHUI berduka. Mahasiswi angkatan 2011 Dwi Purnama Putri wafat kemarin sore, karena Sakit. Semoga Allah terima semua amal ibadahnya, diampuni kesalahannya, dan diterima di sisi-Nya. Semoga keluarganya diberikan kesabaran dan ketabahan,” tulis Prof. Topo.


Berdasarkan informasi yang diperoleh dari salah seorang teman almarhumah, Askadarini, Putri ditemukan telah tak bernyawa sekitar pukul 17.30 WIB, Minggu (28/6).  “Masih belum tahu yang nemuin siapa, soalnya tiba-tiba kabar yang beredar dia udah menuju Rumah Sakit Polri,” tuturnya.


Dikutip dari halaman media sosial milik Alamsyah Sandipa, teman Putri, jenazah almarhumah dibawa ke RS Polri Sukanto oleh polisi setempat dan kemudian dilakukan visum.


“Tidak ada otopsi, karena keluarga tidak bersedia untuk melakukan hal tersebut,” dijelaskan oleh Sandipa.


Setelah dilakukan visum ternyata hasilnya tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada jenazah almarhumah.


“Penyebab meninggal dunianya almarhumah dikarenakan penyakit. Tetapi pihak kepolisian ataupun dokter tidak pernah mengeluarkan pernyataan apapun mengenai penyakit jenis apa yang menyebabkan almarhumah meninggal, karena tidak dilakukan otopsi,” tegas Sandipa.

Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua