Kamis, 16 July 2015

Nama Pendidik Itu Terpatri di Ruang Moot Court

Bismar Siregar menjabat sebagai dekan pertama Fakultas Hukum Ekotek Universitas Al Azhar Indonesia. Jejaknya sebagai pendidik di kampus lain juga terekam.
Ali/RFQ/RIA/M-22
Ruang Moot Court Bismar Siregar di Kampus FH Universitas Al Azhar, Jakarta. Foto: RES


Semoga dari ruangan ini lahir hakim, jaksa, dan pengacara serta ahli hukum yang tidak saja berpengetahuan luas dan berketerampilan tinggi tetapi juga berbudi luhur, jujur dan bertakwa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.


Kalimat itu terpampang jelas di dinding depan ruang Moot Court (Peradilan Semu) Fakultas Hukum Universitas Al Azhar Indonesia (FH UAI). Berlokasi di lantai enam gedung utama kampus, moot court itu diberi nama ruangan Bismar Siregar. Nama mantan hakim agung itu diabadikan di sana, lengkap dengan riwayat hidupnya.


Penabalan nama Bismar di ruangan moot court itu tak lepas dari perannya di masa-masa awal pendirian Fakultas Hukum Ekonomi Teknologi (FH Ekotek) Universitas Al Azhar Indonesia. Bismar menjadi dekan pertama di sana. 


Dekan FH UAI saat ini, Agus Surono, bercerita seputar asal muasal penamaan Bismar Moot Court ini. Ide awalnya adalah dari Prof. Erman Rajaguguk (Dekan FH UAI kedua setelah Bismar) dan dirinya sendiri. “Pada pergantian dekan itu, kemudian Prof Erman dan saya berdiskusi dengan teman-teman fakultas. Di fakultas itu kan harus ada lab moot court,” ujarnya.


“Untuk menghormati jasa-jasa Bismar dalam meletakkan dasar-dasar di FH UAI maka nama beliau diabadikan,” sambungnya menceritakan ruangan yang diresmikan pada 17 November 2006 itu.


Agus menjelaskan selain sebagai dekan pertama di FH UAI, Bismar juga dikenal sebagai tokoh nasional yang integritasnya tidak diragukan lagi dalam bidang hukum ketika masih menjabat sebagai hakim agung. “Sebenarnya kami merindukan sosok Bismar Siregar,” tambahnya.


Legacy Bismar memang tak hanya sebatas ruang moot court itu. Prof Erman bahkan tak sungkan mengenang keberanian Bismar menerima jabatan Dekan FH UAI yang baru saja didirikan. “Ia berani menjabat Dekan Fakultas Hukum Universitas Al Azhar Indonesia yang baru lahir, dan tahap demi tahap mendapat pengakuan masyarakat. Pak Bismar telah menjadi bagian dari sejarah peradilan dan dunia pendidikan hukum Indonesia,” tulis Prof. Erman dalam buku memperingati 80 tahun Bismar Siregar.

Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua