Rabu, 12 Agustus 2015

Kompetisi Inovasi Peradilan Akan Dimulai di HUT MA

Ketua MA mengimbau kepada seluruh pengadilan untuk mendaftarkan sebanyak-banyaknya inovasi yang dimiliki.
RED
Gedung MA. Foto: RES


Agustus selalu menjadi bulan spesial bagi Indonesia. Di bulan kedelapan ini, banyak momen-momen peringatan. Salah satunya peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Mahkamah Agung (MA). Selang dua hari dari peringatan Hari Kemerdekaan RI, HUT MA jatuh pada tanggal 19 Agustus.


Tahun ini, MA akan genap berusia 70 tahun. Di momen peringatan HUT ke-70 nanti, secara resmi MA juga akan memulai Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Peradilan 2015. Rencana kompetisi sebelumnya pernah diutarakan Ketua MA M Hatta Ali ketika acara pelantikan para ketua pengadilan tingkat banding, beberapa waktu lalu.  


Sebelumnya diberitakan, Kompetisi Inovasi akan digelar sekira bulan Juni 2015 dan akan diumumkan pada bulan Oktober 2015. Namun, ternyata terjadi perubahan jadwal pelaksanaan.


Dikutip dari laman resmi MA, www.mahkamahagung.go.id, dijelaskan bahwa Kompetisi Inovasi merupakan salah satu bentuk upaya MA untuk mengapresiasi dan mendorong budaya berinovasi lembaga peradilan demi terciptanya kualitas pelayanan masyarakat yang lebih baik.


Kompetisi ini juga sejalan dengan amanat Pasal 4 ayat (2) UU Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman, bahwa “Pengadilan membantu pencari keadilan dan berusaha mengatasi segala hambatan dan rintangan untuk dapat tercapainya peradilan yang sederhana, cepat, dan biaya ringan”.


Dalam rangka pelaksanaan Kompetisi Inovasi ini, MA telah membentuk tim pengarah berdasarkan Keputusan Ketua MA Nomor 52/KMA/SK/V/2015 pada 6 Mei 2015. Tim pengarah diketuai oleh Ketua Kamar Pembinaan MA, Prof Takdir Rahmadi. 


Prof Takdir mengatakan Kompetisi Inovasi dimaksudkan untuk mengukur sejauh mana implementasi UU Pelayanan Publik dan UU Keterbukaan Informasi Publik di setiap pengadilan seluruh Indonesia.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua