Selasa, 27 October 2015

Secara Aklamasi, Indra Safitri Kembali Terpilih Sebagai Ketua Umum HKHPM

Sementara, Iswahyudi A Karim terpilih sebagai Ketua Dewan Kehormatan HKHPM dan Wahyuni Bahar sebagai Ketua Dewan Standar Profesi HKHPM.
CR19
Ketua HKHPM Indra Safitri (tengah). Foto: SGP


Rapat Anggota Tahunan (RAT) 2015 memutuskan Indra Safitri terpilih kembali menjadi Ketua Umum Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal (HKHPM) selama satu periode ke depan. Ketua Sidang Anggota HKHPM, Ary Zulfikar secara lisan melakukan pemungutan suara terhadap anggota HKHPM yang hadir.


Indra kembali terpilih secara aklamasi lantaran menjadi calon tunggal. “Berdasarkan forum keputusan maka secara aklamasi sidang RAT untuk pemilihan Ketua Umum HKHPM Periode 2015-2018 adalah Bapak Indra Safitri,” tukas Ary sembari mengetuk palu sebanyak tiga kali dalam RAT 2015 di gedung Bursa Efek Indonesia,diJakarta, Senin (26/10).


Pasal 34 ayat (8) Anggaran Dasar HKHPM mengatur apabila hanya ada satu calon tunggal untuk Ketua Umum, maka pemungutan suara dapat dilakukan secara lisan. Sebelumnya, pada masa pendafataran calon Ketua Umum HKHPM yang dilaksanakan pada 21 September hingga 19 Oktober lalu, panitia hanya menerima satu berkas untuk calon Ketua Umum. Tepatnya, pada 28 September lalu, secara resmi Indra Safitri kembali mendaftar untuk mencalonkan diri sebagai Ketua Umum.


Berdasarkan pantauan hukumonline, pelaksanaan RAT sempat ditunda lantaran jumlahanggota yang hadir belum memenuhikuorum. Saat RAT dibuka sekiranya pukul 14.30 WIB,anggotayang hadir baru 119 orang. Sedangkan total jumlah anggota HKHPM sebanyak 623 orang. Sehingga, kata Ary, diperlukan minimal sebanyak 312 anggota yang hadir atau memberikan kuasa agar kuorum terpenuhi.


Namun, merujuk pada Pasal 34 ayat (2) Anggaran Dasar HKHPM, kata Ary, RAT dapat diadakan dengan sah apabila anggota yang hadir atau memberikan kuasa melebihi 1/3 (sepertiga) dari total anggota HKHPM atau sebanyak 208 anggota. Selang beberapa jam, Ary kembali membuka dan melanjutkan sidang. Pada pukul 16.30 WIB, tercatat jumlah anggota yang hadir atau memberikan kuasa sebanyak 230 anggota.


“Oleh karena saya lempar kepada forum, rekan-rekan anggota mengingat calon Ketua Umum yang masuk dan sesuai dengan persyaratan hanya Indra Safitri, setuju?” ujar Ary. “Setuju...setuju,” teriak anggota HKHPM yang memenuhi ruangan dengan diiringi riuh tepuk tangan.


Selain menghasilkan keputusan Ketua Umum terpilih, RAT juga menyetujui pemilihan Ketua dan Anggota Dewan Kehormatan. Hasilnya,Iswahyudi A Karim terpilih sebagai Ketua Dewan Kehormatan HKHPM Periode 2015-2018 dan Rieke Safitri sebagai Sekretarisnya. Selain itu, Luhut MP Pangaribuan, Ahmad Fikry Assegaf, dan Meli Darsa, masing-masing sebagai Anggota Dewan Kehormatan.

Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua