Jumat, 30 Oktober 2015

Pustokum-FH Unisba Gelar Konferensi Pemikiran Soepomo-Yamin

MYS
Pusat Studi Tokoh Pemikiran Hukum (Pustokum) dan Fakultas Hukum Univesitas Islam Bandung menyelenggarakan konperensi pemikiran dua tokoh besar Indonesia berlatar belakang hukum, Prof. Mr. Soepomo dan Prof. Muhammad Yamin. Jejak kedua tokoh ini banyak tercatat dalam proses pembahasan UUD 1945. Soepomo pernah menjadi Menteri Kehakiman, dan Duta Besar Indonesia untuk Inggris; sedangkan Yamin pernah menjadi Menteri Pendidikan. Acara ini digelar di Bandung, Jum’at-Sabtu (30-31/10).
 
Konperensi ini dihadiri sejumlah akademisi dan pemerhati hukum. Dibuka langsung Rektor Unisba, Prof. M. Taufik Bushori, acara Konperensi Pemikiran Soepomo dan Muhammad Yamin merupakan bagian dari upaya Pustokom-Unisba untuk menggali pemikiran kedua tokoh dan mengkontruksinya dengan kondisi saat ini. “Ini salah satu cara terbaik mengenal tokoh-tokoh hukum bagi generasi muda,” ujarnya.
 
Ketua Panitia Dini Dewi M menjelaskan konperensi ini tak hanya menyajikan paparan dari beberapa akademisi hukum seperti Prof. Saldi Isra dan Prof. Satya Arinanto, tetapi juga presentasi makalah wakil dari beberapa perguruan tinggi. “Yang lolos seleksi 15 makalah,” ujar dosen FH Unisba itu.
 
Total yang menyampaikan makalah 40, yang lolos seleksi 30, dan yang akhirnya mengirim paper hanya 25. Dari jumlah inilah diseleksi kembali menjadi 15. Dini mengatakan pemikiran Soepomo dan Yamin menarik untuk ‘dikuliti’ dan diteliti untuk kemudian dikontruksi.
Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua