Rabu, 18 November 2015

Belum Jalankan Kewajiban Divestasi, Freeport Kena Tegur

Pemerintah targetkan pelaksanaan divestasi selesai tahun ini. Jika tidak, Freeport akan diberikan sanksi tegas.
KAR
Pertambangan Freeport. Foto: ADY


[Versi Bahasa Inggris]


Hingga saat ini PT Freeport Indonesia belum juga menjalankan kewajibannya melakukan divestasi saham. Padahal, seharusnya sejak tanggal 14 Oktober lalu Freeport sudah mulai melakukan penawaran divestasi. Hal tersebut merupakan salah satu syarat jika Freeport ingin melakukan renegosiasi kontrak karya.


Sebagaimana diketahui, UU No.4 Tahun 2009 tentang Minerba mengatur bahwa perusahaan pertambangan asing wajib melakukan divestasi saham. Menurut Pasal 112 ayat 1, kewajiban itu harus dipenuhi setelah perusahaan berproduksi lima tahun di Indonesia. Menurut perhitungan, saham yang harus didivestasikan oleh Freeport adalah 10,64%.


Kepala Biro Hukum dan Humas Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM),Heriyanto, secara filosofis divestasi memiliki arti penting. Sebab, kebijakan itu dimaksudkan agar pemerintah mendapat setoran deviden. Hal tersebut sesuai dengan amanat konstitusi bahwa sumber daya alam harus dimiliki dan dikuasai negara untuk kemakmuran rakyat. 


Nyatanya, hingga kini Freeport belum memenuhi kewajiban undang-undang itu. Akibatnya, pemerintah pun mengambil sikap. Menurut Heriyanto, pihak Kementerian ESDM telah memberikan teguran kepada Freeport.


“Kami sudah melayangkan surat yang mengingatkan Freeport untuk segera memenuhi kewajiban itu,” kata Heriyanto di kantornya, Rabu (18/11).


Menurut Heriyanto, pemerintah telah memberikan batas waktu kepada Freeport untuk melaksanakan kewajiban divestasi. Ia menegaskan, pelaksanaan divestasi Freeport harus selesai tahun 2015 ini. Jika tidak, menurutnya pemerintah tak segan untuk memberikan sanksi tegas. "Harus selesai tahun ini," tegasnya.


Heriyanto pun menjelaskan perihal keterlambatan pemenuhan kewajiban divestasi Freeport. Menurutnya, sampai saat ini belum mencapai belum ada skema perhitungan nilai saham dalam kewajiban divestasi yang disepakati oleh pemerintah dan perusahaan asal Amerika Serikat itu. Menurutnya hal tersebut menyangkut perhitungan cadangan dalam nilai divestasi.

Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua