Kamis, 07 April 2016

Tim Sepakbola PERADI Bermain Imbang Lawan Sabah Law Association

Tim Sabah Law Association datang dengan jumlah pemain terbatas.
RZK
Pemain Tim Sepakbola PERADI dan Sabah Law Association bersalaman usai pertandingan persahabatan yang digelar di Stadion GMSB, Jakarta, Kamis (7/4). Foto: RES

Persiapan menuju ajang atau Piala Dunia Lawyer terus dilakukan oleh Tim Sepakbola PERADI. Kamis pagi (7/4), Tim Sepakbola PERADI menggelar pertandingan persahabatan dengan Sabah Law Association. Bertempat di Stadion Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta, kedua tim unjuk kemampuan untuk saling mengalahkan.
 
Bermain di bawah teriknya matahari pagi, Tim Sepakbola PERADI dan Sabah Law Association tetap bermain dengan semangat. Tim tamu, Sabah Law Association yang turun dengan jumlah pemain terbatas, mampu memberikan perlawanan terhadap Tim Sepakbola PERADI.  Namun, gol pembuka justru datang dari Tim Sepakbola PERADI. penyerang Tim Sepakbola PERADI, berhasil menaklukkan kiper Sabah Law Association.
 
Selang beberapa menit kemudian, Sabah Law Association membalas. Penyerang Sabah Law Association berhasil memanfaatkan kemelut di depan gawang Tim Sepakbola PERADI yang dikawal kiper Marchel. Sempat silih berganti menyerang di sisa waktu babak pertama, kedua tim akhirnya harus puas dengan skor 1-1.
 
Memasuki babak kedua, Tim Sepakbola PERADI melakukan beberapa pergantian pemain. Dengan pemain-pemain yang lebih fresh, Tim Sepakbola PERADI berhasil menguasai awal-awal babak kedua. Namun, gol kedua justru dicetak oleh Sabah Law Association. Ariel Dasen kembali menjadi bintang setelah berhasil menaklukkan tiga pemain bertahan Tim Sepakbola PERADI. Cerdik memanfaatkan postur tubuhnya yang besar, Ariel Dasen menendang bola lambung melampaui  gawang Tim Sepakbola PERADI yang dikawal Bambang.
 
Ketertinggalan 1-2 langsung direspon Tim Sepakbola PERADI dengan permainan yang lebih menyerang. Beberapa kali, barisan penyerang Tim Sepakbola PERADI mendapatkan peluang mencetak gol tapi tidak membuahkan hasil.
 
Kebuntuan akhirnya pecah setelah gelandang bertahan Tim Sepakbola PERADI mencetak gol. Pembawa acara pertandingan sepakbola di stasiun televisi swasta yang terkenal dengan istilah jebret! itu berhasil menyarangkan bola ke gawang Sabah Law Association melalui tendangan setengah voli.
 
Di sisa 15 menit terakhir, Sabah Law Association yang mengandalkan serangan balik sempat beberapa kali mengancam gawang Tim Sepakbola PERADI. Namun, barisan pertahanan Tim Sepakbola PERADI masih cukup kokoh membendung serangan lawan. Hingga wasit meniup pluit panjang, babak kedua berakhir dengan skor 2-2.
 
Usai pertandingan, President of Sabah Law Association, menilai secara umum pertandingan berjalan lancar. Walaupun cuaca cukup panas sehingga menguras stamina, menurut Brenndon, kedua tim tetap menampilkan kemampuan terbaiknya.
 
“Kondisi lapangan bagus, pertandingan cukup menarik, tetapi cuaca memang sangat panas karena kami (Sabah Law Association) biasanya bermain di sore hari,” ujar Brenndon.
 
Bagi Brenndon, pertandingan persahabatan dengan Tim Sepakbola PERADI ini sangat bermanfaat untuk memperat hubungan antara kedua organisasi. Manfaat lainnya, para pemain yang berprofesi pengacara dalam membangun jaringan dengan kalangan pengacara dari negara lain.
 
“Nanti, mungkin kita akan mengundang Tim Sepakbola PERADI untuk pertandingan persahabatan di Sabah,” kata Brenndon.

Sementara, Kapten TSP, Misbahuddin Gasma mengatakan timnya seharusnya bisa memetik kemenangan. Menurut dia, TSP memiliki keunggulan stamina yang seharusnya dapat dimanfaatkan dengan baik. Hanya saja, Kata Misbah, para pemain TSP mungkin agak tegang karena ini adalah pertandingan perdana setelah nama-nama skuat TSP definitif telah ditentukan.

"Banyak pelajaran yang kita petik dari uji coba ini dan sangat bermanfaat untuk pembenahan tim sebulan ke depan sebelum Mundi Avocat Mei nanti, terutama stamina yang perlu digenjot sebelum Mundi, saya pikir masih cukup waktu untuk itu," ujarnya.


 
Mundi Avocat 2016

Marco Chandra Silaen

Ariel Dasen





Valentino Simanjuntak



Brenndon Keith Soh












Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua