Kamis, 14 April 2016

University of Michigan, Sekolah Hukum Terbaik Pencetak Hakim Federal

Mengalahkan Harvard University.
RIA
Kampus Michigan Law. Foto: http://www.law.umich.edu
Sebuah penelitian yang dilaksanakan oleh Raven Law, platform yang bergerak di bidang penelitian dan analisis hukum  yang berkedudukan di California, Amerika Serikat, menobatkan University of Michigan sebagai sekolah hukum terbaik dalam menciptakan hakim-hakim federal yang produktif dan memiliki pengaruh besar dalam dunia hukum.
 
Sebagaimana diwartakan dalam artikel ABA Journal, hasil ini didapatkan dengan melihat opini yang ditulis oleh hakim selama 80 (delapan puluh) tahun terakhir, serta menilai opini dari hakim mana yang paling banyak dikutip. Pemrofilan ini kemudian dilakukan dengan melihat latar belakang pendidikan hukum masing-masing hakim tersebut.
 
University of Michigan menempati posisi pertama mengalahkan Harvard University, sekolah hukum terbaik dunia berdasarkan peringkat yang dirilis oleh Quacquarelli Symonds (QS) – platform penyedia jasa informasi pendidikan.  Sementara, dalam daftar peringkat QS tersebut, pendidikan hukum di University of Michigan hanya berada di peringkat 30.
 
Hasil ini cukup mengejutkan, bahkan bagi salah satu pendiri Ravel Law, Daniel Lewis. “Dalam membuat penelitian ini, stereotip yang ada di pikiran kami adalah, yang akan berada di posisi teratas adalah Harvard, Yale, dan Stanford. Begitu pun yang akan mendominasi sistem peradilan dengan menjadi hakim,” tutur Lewis.
 
Namun, nyatanya Yale University – sekolah hukum terbaik keempat di dunia dan kedua di Amerika menurut peringkat QS – hanya berada di posisi ketiga. Sementara Harvard University bahkan berada di bawah posisi Yale. Banyaknya alumni Harvard dan Yale yang menjalani profesi ini, ternyata tak sebanding dengan pengaruhnya setelah diteliti, ungkap Lewis.
 
“Ketika kita berbicara mengenai dampak yang dapat diberikan oleh hakim, maka hasil dari penelitian ini tentunya lebih mengacu pada kualitas dibandingkan dengan kuantitas,” tukasnya dikutip dari artikel yang dilansir oleh The National Law Journal, Kamis, 31 Maret 2016 lalu.
 
Melalui blognya, Ravel Law merilis nilai yang diperoleh oleh 10 (sepuluh) sekolah hukum teratas pencetak hakim-hakim berpengaruh di Negeri Paman Sam itu. Alumni Michigan memperoleh nilai rata-rata sebesar 41.43, diikuti University of Chicago di belakangnya dengan rentang nilai yang cukup signifikan yaitu 35.47. Kemudian Yale dan Harvard masing-masing memperoleh angka 29.29 dan 27.87.
 
Nah, selengkapnya, ini dia daftar sepuluh sekolah hukum tersebut:
Peringkat Universitas Nilai
1 University of Michigan 41.43
2 University of Chicago 35.47
3 Yale University 29.29
4 Harvard University 27.87
5 George Washington University 27.80
6 University of Virginia 27.37
7 University of Notre Dame 23.29
8 University of Alabama 23.00
9 University of South Carolina 22.58
10 Northwestern University 22.29
 
Dimintai tanggapannya, salah seorang Guru Besar University of Michigan Prof. Julian Davis Mortenson mengatakan ia tidak terlalu terkejut dengan hasil penelitian Ravel Law ini. “Mahasiswa-mahasiswa University of Michigan itu sangat pintar. Selain itu, mereka juga benar-benar rajin dan berpikir cepat. Kombinasi dari nilai-nilai itu tentunya sangat berguna dalam menjadi hakim,” ujar Mortenson.
 
“Terlebih lagi, di sekolah hukum University of Michigan ini, kami selalu menanamkan budaya kepada mahasiswa, ‘kerjakan pekerjaanmu dan dapatkan hasil yang tepat’,” imbuh Mortenson.
 
Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua