Rabu, 04 May 2016

Tim Debat Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ‘Banjir’ Kemenangan

Setelah memperoleh peringkat pertama di kompetisi debat DMRLF 2016 dan kompetisi debat Mahkamah Konstitusi.
NNP
Foto: www.uinjkt.ac.id

Tim debat Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berhasil menjadi yang terbaik dari belasan kampus yang ikut serta dalam ajang “”, pada Sabtu (30/4) lalu. Tim FSH UIN Syarif Hidayatullah berhasil mengalahkan tim debat Fakultas Hukum Universitas Pancasila pada babak final. Alhasil, tim debat FSH UIN Syarif Hidayatullah Jakarta memboyong sekaligus ‘mencuri’ piala bergilir yang pada penyelenggaraan DMRLF 2014 sebelumnya dipegang oleh tim debat dari Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
 
Kompetisi dua tahunan yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa (FH UPH) ini menutup kisah sukses tim debat FSH UIN Syarif Hidayatullah Jakarta di semester pertama, tepatnya pada April 2016 ini. Dalam kompetisi ini, tiga mahasiswa/i yang diutus sebagai delegasi adalah Muhammad Sidik, mahasiswa jurusan Hukum Keluarga serta Dalila Hazima dan Zul Amirul, keduanya mewakili jurusan Ilmu Hukum.
 
Selain menyabet juara pertama, salah satu anggota tim debat FSH UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Dalila Hazima juga dinobatkan sebagai “Best Speaker DMRLF 2016” dalam kompetisi ini. “Selamat dan sukses ya. Semoga diberi kekuatan untuk mempertahankan dan meningkatkan. Sukses untuk semua tim, semoga FSH UIN Jakarta terus berprestasi di segala bidang,” ujar Ketua Program Studi Ilmu Hukum Asep Syarifuddin Hidayat sebagaimana dikutip dari laman resmi , Rabu (4/5).
 
Sebelumnya, tim debat FSH Uin Syarif Hidayatullah Jakarta dengan formasi yang berbeda juga telah berhasil menjadi yang terbaik pada kompetisi tahunan yang digelar Mahkamah Konstitusi. Pada kompetisi bertajuk “” di Universitas Lambung Mangkurat pada 26-28 April lalu, tim debat FSH UIN Syari Hidayatullah berkesempatan menjadi yang terbaik setelah menumbangkan tim debat Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta pada babak final.
 
Tim debat yang diwakili oleh Teguh Tresna Dewa, mahasiswa jurusan Perbandingan Mazhab Hukum, Hamalatul Qur’ani dan Abdul Lathief Zaenal, keduanya mahasiwa jurusan Ilmu Hukum masih harus kembali bertanding untuk merebut juara pada tingkat nasional yang akan digelar di Pusat Pendidikan Pancasila dan Konstitusi, Cisarua Bogor pada (31/5) nanti.
 
Selain itu, beberapa hari sebelumnya pada (17/4) tim debat FSH UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang diwakili oleh juga mendapat peringkat kedua dalam kompetisi debat Hukum Tata Negara yang digelar oleh Fakultas Hukum Universitas Padjajaran bertajuk “” setelah dikalahkan oleh tim debat Fakultas Hukum Universitas Parahyangan Bandung. Kemudian di awal tahun 2016, tim debat FSH UIN Syarif Hidayatullah Jakarta meraih juara kedua dalam lomba Debat Hukum Mahasiswa Tingkat Nasional “” setelah bersaing ketat dengan tim debat Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin Makasar.
 
Dalam catatan , tim debat FSH UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mulai menunjukkan taringnya di beberapa kompetisi debat belakangan ini. Tahun 2015 yang lalu misalnya, tim debat FSH UIN Syarif Hidayatullah Jakarta meraih juara I Debat Konstitusi Mahasiswa untuk Regional Barat dan sekaligus Juara I Tingkat Nasional .
 
“Pimpinan UIN Jakarta dan juga Dekan FSH sangat mengapresiasi kemenangan berturut-turut ini yang jarang diperoleh perguruan tinggi ternama sekalipun. Selamat dan sukse kepada Tim dan para pendampingnya. Terus harumkan nama almameter tercinta FSH UIN Jakarta,” tutup Dekan FSH UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Asep Saepudin Jahar.
Dr Mochtar Riady Legal Fair (DMRLF) 2016

Fakultas Hukum Universitas Pelita Harapan

www.uinjkt.ac.id

Lomba Debat Konstitusi Antar Mahasiswa Se-Indonesia untuk Regional Tengah



Padjajaran Law Fair 2016Airlangga Law Competition 2016

hukumonlineKompetisi Debat Konstitusi

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua