Senin, 19 September 2016

Ini Tantangan Pro Bono Bagi Lawfirm Korporasi

Mulai dari sulit mendapatkan klien hingga tidak diketahui memberikan probono
Hasyry Agustin
Ilustrasi advokat: BAS













 


Bermodal legal research dan legal writting membuat lawyer korporasi yang melakukan pro bono lebih mudah menguasai kasus pro bono itu sendiri. Namun memang masih terdapat tantangan yang kemudian di koordinasikan dengan LBH untuk memastikan bahwa produk tersebut bagus. (Baca juga: Dampingi si Miskin, Ini Suka Duka Pengacara Pro Bono)


 


Legal research dan legal writing itu lah modal kami, memang membutuhkan waktu. Koordinasi dengan LBH dan NGO menjadi kebutuhan, kadang lebih kerja keras dan memastikan bahwa itu adalah produk yang bagus. Selain itu butuh quality control, agar advokat semangat, pada dasarnya itu terletak pada individu advokat. Melakukan pro bono bagi lawyer di lawfirm kami juga bill,” ujarnya.


 


Namun memang banyak kasus yang datang diluar spesialisasinya, tetapi selama bisa dijawab pasti akan dibantu. Sehingga menurutnya dengan adanya Justika.com sangat membantu agar lawfirm yang ingin melakukan pro bono dapat menemukan kasus yang sesuai dengan keahliannya. 


 


“Justika.com itu website yang bagus sekali, advokat di Indonesia menggunakan tekhnologi untuk mengetahui advokat mana dan ahli dalam hal apa. Itu bisa membantu kami untuk kolaborasi yang punya spesialisasi, kemudian advokat untuk melakukan pro bono,” ungkapnya. 


Pro bono sebagai salah satu kewajiban dari advokat ternyata tidak mudah dilakukan oleh advokat itu sendiri, terutama advokat korporasi. Mengapa? Karena ternyata hal tersebut biasanya dikarenakan pro bono dianggap sama dengan dunia pengadilan atau litigasi semata, sedangkan korporat lawyer sangat jarang berpraktek di pengadilan atau litigasi sehingga tidak mudah bagi koorporasi lawyer untuk memberikan bantuan pro bono.



Padahal sebenarnya advokat korporasi dapat memberikan pro bono salah satunya dengan mereview perjanjian bagi yayasan, seperti yang dilakukan oleh Gunadarma, Advokat dari AYMP (Armand Yapsunto Muharamsyah and Partners)

 

“Kebanyakan handle yang korporasi ialah salah satu kendala korporate lawyer untuk melakukan pro bono, karena orang-orang hanya mengetahui bahwa pro bono ialah sebatas litigasi saja. Mindset hanya litigasi, pidana, pembunuhan, dan sejenisnya. Ada yang datang ke kantor kami minta bantuan pidana, sedangkan kami tidak menangani itu. Sehingga kita pro bono untuk korporasi yang bisa dibantu atau membutuhkan pro bono,” ujar Gunadarma di Bali pada Akhir Agustus lalu.

 

Dengan kerangka pikir memberikan bantuan terhadap korporasi, Gunadarma kemudian memberikan pro bono bagi yayasan. Karena biasanya yayasan juga membutuhkan bantuan salah satunya untuk mereview perjanjian dengan pihak ketiga. (Baca juga: Socolas, Wadah Corporate Lawyer Berikan Bantuan Hukum Pro Bono)

 

“Masalahnya sangat sedikit yang tahu kalau kantor kami melakukan pro bono. Dan bahkan kami sulit untuk mendapatkan klien pro bono. Kebanyakan nanya ke kita untuk melakukan litigasi. Kemudian kami memberikan bantuan dari sisi koorporasi. Beberapa klien pro bono kita adalah kebanyakan yayasan, yayasan itu kalau menurut kami cangkupannya lebih luas. Kebanyakan kami membantu mengenai perjanjian pihak ketiga (donor yang memberikan funding). Biasanya dia tidak buat perjanjian tetapi donornya bail out kemudian mereka tidak pnuya perjanjian untuk issued. Kemudian kita bantu untuk mereview,” ujarnya.

 

Tidak terlalu berbeda, Erwina Tobing dari Oentoeng Suria Lawfirm menyatakan bahwa memang sedikit orang yang tahu bahwa law firmnya melakukan pro bono. Sehingga pihaknya melakukan kerja sama dengan LBH yang sudah melakukan pro bono untuk mendapatkan klien. Selain bekerja sama dengan LBH, pihaknya juga mendapatkan kasus pro bono dari komite pro bono local dan kemudian dilihat apakah lawfrim-nya dapat menangani kasus tersebut atau tidak.

 

“Untuk melakukan pro bono, kasusnya datang dari NGO dan juga clearing house, kemudian dari London yang kemudian dikirim ke komite pro bono local. Setelah itu komite lokal mendistribusikan dan melihat apakah bisa menangani. Biasanya kami mengangani TKI. Komitmen melakukan pro bono bagi advokat di lawfirm kami sudah ada, kami menyamakan menangani klien pro bono dan klien yang biasa,” katanya.
Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua