Senin, 19 September 2016

KPAI Sambangi BNN Upaya Rehabilitasi Korban Gatot

ANT/Mohamad Agus Yozami


 
Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Asrorun Ni'am Sholeh menyambangi Badan Narkotika Nasional (BNN) di Cawang, Jakarta Timur terkait upaya rehabilitasi terhadap anak-anak korban Ketua Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi), Gatot Brajamusti. Kedatangan Ketua KPAI diterima oleh Direktur Advokasi Deputi Pencegahan BNN, Yunis Farida Oktoris, di Ruang Deputi Pencegahan BNN.



"Pertemuan ini dilakukan guna menjalin kerja sama antara KPAI dan BNN terkait upaya rehabilitasi terhadap korban anak-anak yang mengaku kecanduan narkoba akibat dicekoki narkoba oleh GB, Ketua Parfi yang diamankan polisi pada Minggu (28/8) lalu di Mataram, Nusa Tenggara Barat," kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas), Kombes Pol Slamet Pribadi di Jakarta, Senin (19/9).



Menurut keterangan KPAI, setidaknya ada beberapa anak yang telah melaporkan diri ke KPAI dan mengaku sebagai korban dari perlakuan Gatot yang kerap memaksa untuk mengonsumsi, katanya.



"BNN sebagai lembaga pemerintah yang memiliki tugas pokok dan fungsi dalam bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), menyatakan siap membantu KPAI dalam merehabilitasi para korban agar dapat pulih dari ketergantungannya terhadap narkoba," kata Slamet.



Rencananya BNN bersama KPAI juga akan membentuk tim khusus yang fokus terhadap upaya pencegahan dan perlindungan anak-anak dari bahaya penyalahgunaan narkoba serta pemulihan pemberian hak-hak dasar bagi anak-anak.

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua