Kamis, 03 November 2016

4 Kampus Siap Bertanding di Semifinal Liga Debat Hukum Online Nasional 2016

Keempat tim ini telah melalui perjuangan berat dari semula sebanyak 32 tim di babak penyisihan.
Hukumpedia
Semifinalis LDHON 2016. Foto: Hukumpedia

Empat tim debat dari berbagai Fakultas Hukum (FH) siap bertanding di babak semifinal . Keempat tim itu terdiri dari FH Universitas Indonesia, FH Universitas Hasanuddin, FH Universitas Internasional Batam dan FH Universitas Padjadjaran. Keempatnya akan mengikuti babak semifinal yang berlangsung dari 4-13 November 2016.
 
Sejak babak penyisihan dimulai pada 2 September 2016lalu.Keempat tim ini telah membuktikan diri mereka sebagai salah satu tim tangguh yang berlaga di kompetisi debat hukum terbesar di Indonesiaini. Perjuangan yang harus dilalui keempat tim ini sangat berat.
 
Betapa tidak, keempatnya terpilih sebagai semifinalis dari 32 tim yang mengikuti sejak babak penyisihan. Keempat tim ini akhirnya membuktikan ketangguhannya. Alasannya, selain karena harus berdebat dengan tim lawan, para semifinalis ini juga harus menghadapi para pendukung tim lawan.
 
Pada babak semifinal nanti, tim debat dari FH Universitas Internasional Batam akan berhadapan dengan tim dari FH Universitas Padjadaran dengan topik debat . Sementara pada saat yang sama, tim debat dari FH Universitas Hasanuddin akan berhadapan dengan tim dari FH Universitas Indonesia dengan topik debat .
 
Keempat tim debat harus mempersiapkan video argumentasi pembuka dengan durasi selama tiga menit, sehingga dapat disaksikan oleh seluruh masyarakat. Perdebatan antar tim debat di masing-masing topik akan terjadi secara real time melalui kolom komentar yang telah disediakan.
 
Bukan hanya peserta debat yang mengisi kolom komentar, masyarakat luas, termasuk Anda selaku pendukung salah satu tim debat juga dapat terlibat aktif dan berpartisipasi dengan menyanggah ataupun mendukung argumentasi dari salah satu tim debat dalam topik–topik tersebut. 
 
Cara terlibat dalam interaksi debat termasuk memberikan dukungan cukup mudah.Anda hanya perlu terdaftar sebagai Sahabat Hukumpedia melalui . Penentuan pemenang pada babak semifinal ini ditentukan berdasarkan dua hal, yaitu dari dukungan Anda sebagai Sahabat Hukumpedia dan nilai interaksi yang diberikan oleh HukumOnline.
 
Untuk diketahui, LDHON 2016 yang digelar oleh HukumOnline adalah sebuah konsep baru mengenai debat hukum dan baru diperkenalkan secara resmi ke publik pada 1 September 2016. Umumnya kompetisi debat digelar secara tertutup dan interaksi hanya berlangsung antara tim debat dengan juri. LDHON 2016 yang dipersembahkan oleh HukumOnline berlangsung dengan format terbuka dengan interaksi terbuka yang dilakukan secara  dari seluruh Indonesia.
 
Catatan HukumOnline menunjukkan bahwa LDHON 2016 diikuti oleh 32 kampus dari seluruh Indonesia. Sepanjang babak penyisihan hingga perempat final, ada 28 topik yang dipertandingkan dan terdapat 56 video yang secara total dilihat oleh 13.520 pengunjung. Selain itu, LDHON 2016 telah membuktikan diri sebagai satu–satunya kompetisi debat yang melibatkan 13.006 Sahabat Hukumpedia dengan total interaksi 22.366 interaksi. 
 
Bagi keempat tim debat, HukumOnline mengucapkan selamat bertanding. Dan bagi para pendukung, bersiaplah memberi dukungan bagi tim debat unggulan Anda!
Liga Debat Hukum Online Nasional (LDHON) 2016



(Baca Juga: 32 Fakultas Hukum Siap Bertarung dalam LDHON 2016)

“Cost Recovery: Untung atau Buntung”“Penambahan Kewenangan BIN dalam Pemberantasan Terorisme”



(Baca Juga: Ini 10 Profil10 Delegasi Pertama Lomba Debat Hukum Online Nasional)

taut ini

real time

(Baca Juga: 16 Delegasi Kampus Hukum Pemberani Siap Bertarung di LDHON 2016)

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua