LDHON 2016:

3 Srikandi FH UIB ‘Jawara’ Liga Debat Hukum Online Nasional 2016

Di peringkat kedua ditempati oleh tim debat FH UNHAS dan disusul tim debat FH UI di peringkat ketiga.
Oleh:
NNP/CR22
Bacaan 2 Menit
3 Srikandi Jawara LDHON 2016. Foto: FEB
3 Srikandi Jawara LDHON 2016. Foto: FEB
Tim debat Fakultas Hukum Universitas Internasional Batam (FH UIB) keluar sebagai ‘jawara’ dalam Liga Debat Hukum Online Nasional (LDHON) 2016. Tiga srikandi yang menamai diri “Colsa UIB Nyes” tersebut berhasil mengalahkan tim debat dari FH Universitas Hasanudin (UNHAS) dalam gelaran final yang digelar di Jakarta, Kamis (24/11).
 
“Rasanya hampir percaya ngga percaya, karena kita berangkat sendiri, jadi terharu juga disebut (sebagai pemenang),” ujar salah seorang tim debat FH UIB, Soechi Purnama Wulan Sari Supandi AR seusai dinobatkan sebagai juara pertama. (Baca Juga: Tampil Kompak, Tim Debat FH UIB dan FH UNHAS Adu Kuat)
 
Rasa tidak percaya Soechi cukup beralasan, pasalnya ia mengaku sempat kurang yakin lantaran lawan mereka di babak final, yakni tim debat FH UNHAS diketahui punya jam terbang yang cukup banyak di bidang debat hukum antar mahasiswa. Namun, Soechi cukup percaya diri bahwa dari segi argumentasi dan riset yang disampaikan, tim debat FH UIB merasa cukup optimal. Dan itu yang menjadi kunci kemenangan mereka.
 
Bila ditelusuri, jejak tim debat FH UIB dalam ajang LDHON 2016 cukup panjang. Sebelum masuk ke acara puncak hari ini, mereka telah bertanding dengan jagoan-jagoan dari tim debat hukum dari kampus lain dengan mosi-mosi debat yang tak kalah menantang. Pada babak 32 besar, tim debat FH Universitas Andalas pernah menjajal kualitas argumentasi yang dilontarkan Soechi dan kawan-kawan.
 
Pada babak 16 besar, tim debat FH UIB ditantang tim debat dari FH Universitas Surabaya. Selanjutnya, pada babak 8 besar, mereka beradu dengan tim debat dari FH Universitas Airlangga, lalu pada babak semifinal yang digelar beberapa waktu lalu, mereka berhasil mengalahkan tim debat FH Universitas Padjajaran sekaligus memberi tiket buat Soechi, Nadia Dery Octami, dan Yeni Tan ke babak final.
 
“Ini gelar pertama kami ditingkat nasional,” tambah Soechi. (Baca Juga: Ini Profil 3 Juri di Final Liga Debat Hukum Online Nasional 2016)
 
Dalam pengumumannya, salah satu dewan juri, Prayudi Setiadharma menyampaikan bahwa selain berhasil mengantongi uang tunai senilai Rp25 juta dari ajang LDHON 2016 ini. Tim debat FH UIB juga berhasil menyabet nomor untuk kategori tim debat kategori terpuji. Sementara itu, untuk kategori tim debat video terkreatif jatuh kepada tim debat FH Trisakti.
 
Untuk juara ketiga sendiri, berhasil diambil oleh tim debat FH UI setelah mengalahkan tim debat FH UNPAD pada babak perebutan juara tiga yang digelar di hari yang sama.Sementara tim debat FH UNHAS yang keluar sebagai juara 2 LDHON 2016 menyampaikan sukacitanya atas hasil yang diperoleh.
 
"Yang pasti kami lega. Meskipun hanya meraih juara dua kami sudah berusaha secara maksimal", kata Ketua tim debat FH UNHAS, Wahyudi Kasyrul.

Menurut Wahyudi, untuk sampai pada tahap ini timtelah melalui banyak usaha, salah satunyaterus berlatih di kampus.Banyak kontestanlainyang telah dihadapi FH UNHAS sejak tahap awal sehingga dapat menjadi motivasi untuk tim pada babak-babak berikutnya.
 
"Kami membawa serta observer bersama tim debat ini, tujuannya adalah agar mereka dapat menyaksikan dan belajar lebih banyak tentang atmosfir lomba debat," tambah Wahyudi. (Baca Juga: Menkumham Buka Final Liga Debat Hukum Online Nasional 2016)

Menurutnya, tim debat FH UNHAS awalnya merupakan salah satu unit kegiatan mahasiswa di Universitas Hasanudin yang dipersiapkan sejak lama dan sifatnya berkelanjutan. Sehingga melalui kompetisi dan prestasi yang diraih dapat memberikan dampak positif untuk mengangkat nama baik kampus.
Berita Terkait