Selasa, 14 February 2017

AKSET Angkat Inka Kirana Jadi Partner

Selama lebih dari enam tahun, Inka telah berpengalaman mewakili klien dan bertindak sebagai penasihat untuk perusahaan-perusahan nasional maupun internasional.
CR-22
Inka Kirana. Foto: Istimewa

Sebagai salah satu firma hukum kenamaan, Afridea Kadri Sahetapi-Engel Tisnadisastra (AKSET) berkomitmen untuk memberikan pelayanan terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan di ranah hukum. Salah satu bentuk dari upaya merealisasikan komitmen tersebut, AKSET terus melebarkan sayapnya dengan cara menambah jumlah partner.
 
Adalah Inka Kirana, partner baru AKSET Lawfirm yang efektif berstatus sebagai partner sejak 1 Januari 2017. Inka yang memiliki keahlian di bidang real estate dan properti ini, memiliki pengalaman di bidang investasi asing, pembebasan lahan dan real estate. 
 
“Pengangkatan Inka Kirana memperlihatkan perkembangan AKSET yang berkelanjutan, sebagai firma hukum yang melayani klien di seluruh Indonesia dan Internasional,” demikian kutipan AKSET Lawfirm yang diterima , Selasa, (14/2).   
 
Selama lebih dari enam tahun, Inka telah berpengalaman mewakili klien dan bertindak sebagai penasihat untuk perusahaan-perusahan nasional maupun internasional. Kebanyakan ia menjadi penasihat di bidang akuisisi tanah dan perkembangan properti di Indonesia.
 
Perempuan pemilik gelar Magister Kenotariatan (M.Kn) ini aktif berperan dalam bidang hukum properti dan pembangunan komersial perkotaan di Jakarta. Ia juga pernah terlibat sebagai penasihat pada perusahaan tambang dan proyek-proyek pertanian di pulau-pulau terluar. 
 
Selain itu, Inka tercatat berpengalaman sebagai penasihat pada merger dan akuisisi, investasi modal asing, dan hal-hal umum perusahaan, termasuk bertindak sebagai kepala penasihat pada sebuah akuisisi perusahaan makanan nasional Indonesia serta mewakili perusahaan Indonesia dalam sebuah kerjasama dengan investor China untuk pembangunan smelter bijih nikel.
 
Inka meraih gelar Sarjana Hukum dan Magister Kenotariatan dari Universitas Indonesia. Pada tahun 2013, ia lulus ujian negara untuk menjadi Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) yang diselenggarakan oleh Badan Pertanahan Nasional. Ia juga merupakan  advokat berlisensi (PERADI). Atas serangkaian rekam jejak tersebut, AKSET Lawfirm mengangkat Inka untuk menjadi partner.
 
Kantor hukum AKSET sendiri didirikan pada tahun 2010 oleh empat advokat yakni, Arfidea Dwi Saraswati, Mohamad Kadri, Johannes C. Sahetapy-Engel dan Abadi Abi Tisnadisastra. Dalam waktu 6 tahun, AKSET telah berkembang dari jumlah awal advokat sebanyak  lima orang, kini telah menjadi sebuah tim dengan jumlah advokat lebih dari 30 orang, termasuk tiga advokat asing.
 
Partner pada AKSET telah diakui melalui berbagai penghargaan di bidangnya masing-masing. AKSET juga telah membangun kerja sama sejak 2014, dengan salah satu firma hukum terbesar di Jepang, Mori Hamada and Matsumoto.


(Baca Juga: Jabat Posisi Managing Partner, Kadri Siap Bawa AKSET Go Internasional)

releaseHukumonline



(Baca Juga: Partner AKSET Bermimpi Bisa Convert Lawfirm Jadi PT)







(Baca Juga: AKSET Rambah Negeri Sakura)

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua