Kamis, 20 April 2017

Tuntut Ahok, Jaksa Hanya Pakai Pasal 156 KUHP

Dituntut 1 tahun dengan masa percobaan 2 tahun.
HAG
Salah satu sesi sidang Ahok. Foto: POOL/RES

Penuntut Umum akhirnya mengajukan rekuisitor dalam sidang lanjutan dugaan penodaan agama di auditorium Kementerian Pertanian Jakarta, Kamis (20/4). Jaksa Ali Mukartono dan tim mengajukan tuntutan 1 tahun penjara dengan masa percobaan 2 tahun terhadap terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Jika dalam waktu dua tahun ke depan Ahok melakukan tindak pidana serupa, ia harus menjalani hukuman 1 tahun tersebut.
 
"Menyatakan terdakwa terbukti bersalah dengan melakukan tindak pidana yang terdapat dalam Pasal 156 .  Menjatuhkan pidana 1 tahun dengan masa percobaan 2 tahun," tutur Ali Mukartono, Ketua Tim Penuntut Umum. Selain itu, JPU juga meminta agar hakim menahan beberapa bukti dan menyerahkan bukti sebagian kepada terdakwa. Dan juga menuntut Ahok untuk membayar biaya perkara sebesar Rp10ribu.
 
JPU dalam pertimbangannya memiliki beberapa unsur peringan dan pemberat sebelum membacakan tuntutannya.  Unsur yang meringankan adalah Ahok sudah mengikuti persidangan dengan baik. Selain itu, JPU juga menaruh peran Buni Yani sebagai salah satu tindakan yang memengaruhi kondisi di masyarakat,  sehingga dipertimbangan sebagai unsur meringankan.  "Terdakwa juga telah membantu untuk membangun Jakarta. Dan terdakwa bersikap lebih humanis," paparnya.
 
Sedangkan unsur yang memberatkan adalah apa yang dilakukan Ahok menyebabkan keresahan di masyarakat dan membuat kesalahpahaman di masyarakat. (Baca juga: ).

Sebelumnya penuntut umum mendakwa Ahok dengan dakwaan alternatif yaitu Pasal 156 a huruf a atau Pasal 156 KUHP dalam tuntutannya hanya menggunakan Pasal 156 KUHP.  Karena unsur-unsur yang terpenuhi ialah yang terdapat dalam Pasal 156 KUHP. (Baca juga: ).
 
Penasehat hukum Ahok, Fify Leti Indra menyayangkan tuntutan jaksa karena menurut dia seharusnya Ahok  dituntut bebas. Ia yakin Ahok tak mungkin melakukan seperti yang dituduhkan jaksa. “Bukti-bukti juga tidak terbukti sama sekali. Ahli juga yang dipertimbangkan semua yang memihak. Seharusnya dituntut bebas," ujarnya setelah persidangan.
 
Sidang berikutnya digelar kembali pada Selasa (25/4) dengan agenda nota pembelaan dari Ahok. (Baca juga: ).
 


KUHP



Buni Yani Nilai Proses Penangkapan dan Penetapan Tersangka Tak Sesuai Prosedur

Surat Dakwaan Ahok Hanya 7 Halaman



13 Jaksa Perkara Ahok Punya 11 Tugas

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua