Kamis, 26 Oktober 2017

Menkominfo: Ekonomi Digital Tak Butuh Banyak Regulasi

Karena dinamika luar biasa jangan banyak diatur.
Nanda Narendra Putra/ANT
Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara (baju batik). Foto: NNP

Indonesia sedang melangkah menuju era ekonomi digital. Para pemain baru (Startup) pun mulai bermunculan dengan beragam inovasinya. Masyarakat dimanjakan berbagai pilihan menarik, sementara pemerintah berpikir keras dalam menyikapi perkembangan yang berjalan sangat cepat.

 

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, mengatakan bahwa era ekonomi digital berkembang sangat cepat. Menurutnya, pemerintah seharusnya tidak mengeluarkan banyak regulasi yang mengatur secara ketat perkembangan ekonomi konvensional menuju digitalisasi tersebut lantaran dinamika era digital berubah sangat cepat. Pasalnya, regulasi yang ketat dikhawatirkan akan mematikan pelaku usaha yang tengah berusaha untuk tumbuh. 

 

The best regulation is the less regulation,” kata Rudiantara di sela-sela acara “The 2nd Jakarta International Competition Forum (2ndJICF)” yang diselenggarakan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) di Jakarta, Rabu (25/10).

 

Meski begitu, Rudiantara menyatakan pemerintah fokus mendukung inovasi para Startup dengan mendorong tujuh aspek, yakni human capital, funding Startup, taxation, cyber security, ICT infrastructure, consumer protection, dan logistic.

 

Kominfo sendiri saat ini tengah menyiapkan perangkat pendukung perlindungan konsumen, salah satunya dengan merumuskan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Data Pribadi. Dengan aturan tersebut, diharapkan dapat memberikan rambu-rambu yang jelas kepada pelaku Startup mengenai data-data yang wajib dijaga kerahasiaanya.

 

Indonesia tidak dalam sikap menghentikan atau block ekonomi digital,” kata Rudiantara.

 

Di tempat yang sama, Ketua KPPU Syarkawi Rauf mengatakan bahwa tantangan pada masa transisi ke era digital harus disikapi secara bijak oleh pemerintah. Menurutnya, pemerintah harus mendorong kebijakan yang memberikan kesetaraan bagi pemain, baik konvensional maupun digital agar bisa sama-sama tumbuh.

 

Ambil contoh, pengaturan regulasi antara transportasi berbasis online dan konvensional seharusnya tidak berat sebelah sehingga menjadi disinsentif bagi salah satu pihak sehingga berdampak pada kerugian usaha dan berujung tutupnya usaha itu sendiri.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua