Jumat, 10 November 2017

Begini Tahapan Selanjutnya CPNS Kemenkumham yang Dinyatakan Lulus Seleksi

 

“Apabila dalam jangka waktu tanggal 13-16 November 2017 peserta tidak melengkapi dokumen, maka peserta tersebut dinyatakan gugur,” begitu bunyi salah satu ketentuan pengumuman.

 

(Baca Juga: Yuk, Kenali Tes Kesamaptaan Sebelum Daftar CPNS Kemenkumham)

(Baca Juga: Dibuka, Lowongan 17.982 CPNS di 61 Instansi Pemerintah)

 

Menkumham Yasonna H Laoly mengatakan,  dari 1.116.138 calon peserta yang mendaftar sebanyak 516.305 orang berhasil lulus tahapan verifikasi dan menjadi peserta Seleksi Kemampuan Dasar (SKD). Berdasarkan PP No. 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS dan PermenPanRB No. 20 Tahun 2017 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan PNS dan Pelaksanaan Seleksi CPNS 2017 dan PemenPanRB No. 24 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas PermenPanRB No. 22 Tahun 2017 tentang Nilai Ambang Batas Tes Kompetensi Dasar Seleksi CPNS 2017 dari jumlah 17.526 formasi, hanya berhak diikuti sebanyak tiga kali formasi yaitu 51.754 peserta untuk Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang dilaksanakan di masing-masing kantor wilayah.

 

Perhitungan akhir dilakukan menggunakan pembobotan sesuai ketentuan PermenPAN-RB No. 20 Tahun 2017 yaitu untuk SKD 40 Persen dan SKB 60 Persen. Menurut Yasonna, 17.521 CPNS yang dinyatakan lulus terdiri dari pelamar tingkat SLTA berjumlah 14.000 orang, Diploma III 30 orang, dokter umum 33 orang dan sarjana 2.458 orang.

 

“Data nilai para peserta yang sejak awal sudah tersimpan di dalam sistem, selanjutnya kami serahkan kepada Panselnas untuk dilakukan proses integrasi dari keseluruhan nilai dan mengumumkan hasilnya kepada masyarakat luas,” katanya. (RED)

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua