Sabtu, 02 Desember 2017

Surat Kuasa, Kunci Segala Pintu Masuk Beracara

Pengadilan Hubungan Industrial

Mantan hakim Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) Jakarta, Juanda Pangaribuan, menjelaskan surat kuasa yang bisa digunakan pada persidangan di PHI yakni surat kuasa khusus dan tertulis. Menurutnya ada 5 pihak yang bisa bertindak sebagai kuasa hukum dalam PHI yaitu pengurus serikat buruh, pengurus Apindo, advokat, pegawai perusahaan, dan keluarga pekerja.

Jika kuasa hukum itu advokat, Juanda menyebut yang bersangkutan harus memperlihatkan kartu advokat. Bagi kuasa hukum yang berasal dari serikat buruh, perlu menunjukan kartu tanda anggota pekerja yang diwakili, SK sebagai pengurus organisasi, dan bukti pencatatan serikat buruh dari dinas ketenagakerjaan. Jika kuasa hukum itu pengurus Apindo, diminta menunjukan KTA perusahaan yang diwakili dan SK pengurus Apindo. Untuk kuasa hukum dari anggota keluarga pekerja, yang bersangkutan harus menunjukan kartu keluarga. “Pada saat pemeriksaan legalitas berlangsung, hakim memeriksa surat kuasa khusus dari para pihak,” tulis Juanda dalam buku bertema Seluk Beluk Hukum Acara PHI (Maret 2017).

Juanda mengatakan sekalipun UU memberi kewenangan kepada pengurus serikat buruh dan Apindo mewakili anggotanya dalam PHI, tapi itu tidak otomatis. Untuk mendampingi atau mewakili anggotanya bersidang di PHI, pengurus harus mengantongi surat kuasa khusus dari anggotanya. Surat kuasa khusus penting dalam pemeriksaan perkara, oleh karenanya harus disusun secara cermat dan benar.

Surat kuasa itu harus memastikan siapa saja pihak, pemberi dan penerima kuasa, meliputi nama, alamat dan pekerjaan. Identitas para pihak yang tercantum dalam surat kuasa menurut Juanda perlu diuraikan kembali dalam surat gugatan. Oleh karena itu identitas dalam surat kuasa dan gugatan harus sama. “Surat kuasa yang cacat mengakibatkan perkara diputus NO (niet ontvankelijke),” tukasnya.

Dalam perkembangan hukum acara perdata ke depan, penting untuk memperhatikan kuasa yang diberikan oleh perseoran kepada direksi dalam menghadap di muka atau di luar pengadilan. Demikian pula kuasa oleh perusahaan kantor perwakilan asing, kuasa oleh badan hukum lain, dan pimpinan cabang perusahaan domestik yang mungkin pemberian kuasanya bertingkat-tingkat.

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua