Sabtu, 06 Januari 2018

Sepakat dan Permasalahannya: Teori Membahayakan

 

Hal itu membawa kosekuensi, bahwa untuk  menuntut pembatalan  perjanjian  atas   dasar,  bahwa  ia tidak  pernah  diberikan sepakat  (karena  yang  nampak   keluar  adalah  tidak  sesuai  dengan  yang  dikehendaki), ia harus  membuktikan,  bahwa  lawan  janjinya  tahu  atau  sepantasnya  tahu,  bahwa  pernyataannya  adalah  tidak  sesuai   dengan   kehendaknya.[1]

 

Pasal 447  B.W. dan Iktikad Baik

Sudah bisa diduga, bahwa Teori Kepercayaan akan sangat berperan untuk menentukan, apakah orang dewasa, yang sakit jiwa, tetapi belum ditaruh di bawah pengampuan, yang menutup perjanjian, kemudian boleh menuntut pembatalan perjanjian itu atas dasar Pasal 447 B.W.?

 

Bukankah Pasal 447 B.W. mengatakan:

“Segala tindak perdata yang terjadi kiranya sebelum perintah pengampuan berdasarkan atas keadaan dungu, sakit otak atau mata gelap diucapkan, akan boleh dibatalkan, jika dasar pengampuan tadi telah ada pada saat tindak itu dilakukannya”.

 

Menjadi pertanyaan, bagaimana kalau lawan janjinya tidak tahu, bahwa ia berhadapan dengan orang yang tidak waras, sebab orang yang sakit jiwa, tidak selalu dalam keadaan kacau? Orang sakit jiwa ada kalanya bisa berbicara dan berkomunikasi dengan baik, sehingga orang lain bisa tidak menyadari, bahwa ia berhadapan dengan orang yang sakit jiwa.

 

Doktrin memberikan pendapatnya dengan mengatakan, bahwa orang yang iktikadnya baik, harus mendapatkan perlindungan dalam hukum.

 

Dalam suatu perkara, HR -Pengadilan Tertinggi di Belanda- pernah memberikan pertimbangan: Kehidupan  bermasyarakat  menuntut,  bahwa   kepentingan   pihak yang    percaya,  bahwa   pernyataan   lawan  janjinya  adalah  benar,  harus  dilindungi   atas  kerugian  pihak   yang  mengemukakan,   bahwa  pernyataannya  adalah   tidak   sesuai  dengan  kehendaknya,  kalau  ia  tidak  tahu,  bahwa  lawan  janjinya   menderita  gangguan  jiwa.[2]

 

Kesimpulan

Atas dasar apa yang disebutkan di atas, kita melihat, bahwa orang bisa terikat pada perjanjian bukan karena ia menghendakinya, tetapi karena pernyataannya menimbulkan kepercayaan pada lawan janjinya, bahwa gambaran itu adalah sesuai dengan yang dikehendaki oleh si pemberi penyataan.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua