Isu Hangat

Serial Tulisan J. Satrio: "Sepakat dan Permasalahannya"

Menyambut datangnya tahun 2018, Hukumonline memperoleh “hadiah” dari J. Satrio. Sang “Begawan” Perdata telah mengirimkan 5 serial artikel dengan tema besar “Sepakat dan Permasalahannya”. Kelima artikel tersebut masing-masing menggambarkan peliknya sepakat dan persoalannya dari berbagai sudut pandang. Gaya tulisan yang disajikan dalam artikel sengaja tidak diubah sama sekali untuk menggambarkan orisinalitas dari J. Satrio seperti dalam menuliskan buku. Terdapat pula di artikel sebuah pertanyaan sebagai kalimat pembuka untuk memancing pembaca agar bisa lebih memahami maksud dari artikel. Semoga, artikel-artikel ini semakin menambah khazanah pembaca dari ilmu hukum keperdataan. Selamat membaca!
J. Satrio. Foto: FEB
J. Satrio. Foto: FEB
Sepakat dan Permasalahannya: Teori Membahayakan
Sepakat dan Permasalahannya: Teori Membahayakan
Doktrin memberikan pendapatnya dengan mengatakan, bahwa orang yang iktikadnya baik, harus mendapatkan perlindungan dalam hukum.
.
RED
Sepakat dan Permasalahannya: Teori dan Kepercayaan
Sepakat dan Permasalahannya: Teori dan Kepercayaan
​​​​​​​Menurut Teori Kepercayaan, kalau pihak yang menerima pernyataan tahu atau sepatutnya tahu, bahwa si pemberi pernyataan keliru dalam pernyataannya, maka akseptasi dari pihak yang menerima pernyataan tidak menimbulkan perjanjian.
.
RED
Sepakat dan Permasalahannya: Lahirnya Perjanjian
​​​​​​​Sepakat dan Permasalahannya: Lahirnya Perjanjian
​​​​​​​Pihak yang sepakatnya mengandung cacat, dengan tidak memanfaatkan Pasal 1454 B.W. untuk keuntungannya, maka ia dianggap menyetujui perjanjian itu.
.
RED
Sepakat dan Permasalahannya: Perjanjian dengan Cacat dalam Kehendak
Sepakat dan Permasalahannya: Perjanjian dengan Cacat dalam Kehendak
​​​​​​​Sepakat yang benar, pasti adalah sepakat yang tidak tersesat, tidak terpaksa, tidak tertipu dan tidak telah diberikan karena adanya penyalahgunaan keadaan.
.
RED
Sepakat dan Permasalahannya
​​​​​​​Sepakat dan Permasalahannya
​​​​​​​Sepakat yang sah adalah sepakat yang diberikan tanpa ada unsur kesesatan, paksaan dan penipuan.
.
RED